Noice Logo
Buka app

Tanam Cabe jadi Solusi Inflasi?

26 Menit

Tandai selesai
Tambah ke Antrean
Bagikan
Download

16 September 2022

Semenjak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada 3 September kemarin, inflasi menjadi momok di Indonesia. Pemerintah pun tidak ada habisnya membahas soal inflasi dan bagaimana mencegah inflasi akibat kenaikan BBM yang berdampak pada kenaikan harga komoditas lainnya, seperti komoditas pangan. Saat memberikan arahan kepada seluruh kepala daerah se-Indonesia terkait pengendalian inflasi, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah daerah untuk tidak ragu menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dalam menyelesaikan persoalan dari penyesuaian harga BBM. Menurut Jokowi, kewaspadaan terhadap inflasi harus ditingkatkan, khususnya di sektor pangan. Pemimpin negara itu menyebut, pangan berkontribusi cukup besar terhadap kemiskinan di daerah. Apabila harga pangan naik, maka kemiskinan di daerah juga akan ikut naik. Nah salah satu solusi yang diberikan pemerintah terkait permasalahan inflasi adalah menanami pekarangan atau kalau di perkotaan familiar dengan sebutan urban farming. Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam cabai hingga kelapa dalam menghadapi krisis pangan global. Hal itu dilakukan untuk memperkuat sektor pertanian saat menghadapi krisis pangan global, memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat dengan mengoptimalkan lahan pekarangan. Ajakan ini juga digaungkan oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. Kata dia, itu merupakan cara sederhana masyarakat turut andil dalam upaya mengendalikan laju inflasi. Lantas, seberapa efektifkah menanam di pekarangan atau urban farming ini membantu perekonomian di rumah tangga? Sudah banyak kah yang melakukan hal ini? Buat orang-orang yang mau mencoba atau memulai urban farming, apa yang mereka butuhkan? Kita akan bincangkan hal ini bersama dengan Founder Tani Alit Sophia Louretta. Simak juga pernyataan dari Deputi Gubernur Bank Indonesia Doni Primanto Joewono, Ketua Tim Gubernur Percepatan Pembangunan (TGPP) Provinsi Maluku, Hadi Basalamah, Gubernur Riau Syamsuar, dan Direktur Eksekutif Institute dor *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

Komentar








Lihat episode lain
Buka semua fitur dengan download aplikasi Noice
Kunjungi App