Noice Logo
Masuk

DISKRESI LPDP BILLY

29 Menit

DISKRESI LPDP BILLY

9 Juli 2024

24

Ketika aturan belok (lagi) sesuai kebutuhan Semua hal viral yang terjadi di dunia maya akan dibahas di sini dari sudut pandang Pandji Pragiwaksono. Rilis 2 hari sekali. Follow Instagram @siniarhim dan @pandji.pragiwaksono untuk dapetin daily update seputar siniar Hiduplah Indonesia Maya.

Komentar
Lihat Semua (24)








Lihat episode lain
Transkrip
00:00:00 - 00:00:04
Disiniar, Hiduplah Indonesia Maya kali ini
00:00:04 - 00:00:08
Kita akan ngomongin kontroversi diskresi LPDP
00:00:08 - 00:00:12
Yang diberikan kepada Billy Mambrasar
00:00:12 - 00:00:33
Mari kita mulai
00:00:33 - 00:00:37
Kontroversi ini sebenarnya
00:00:37 - 00:00:40
Kalau menurut gue ya
00:00:40 - 00:00:45
Ramai di kalangan-kalangan tertentu
00:00:45 - 00:00:49
Atau mungkin lebih tepatnya lebih ramai di kalangan tertentu
00:00:49 - 00:00:53
Terutama di kalangan penggiat pendidikan
00:00:53 - 00:00:57
Di kalangan pelajar
00:00:57 - 00:01:01
Terutama orang-orang yang terlibat di LPDP
00:01:01 - 00:01:04
Baik dalam bentuk penerima LPDP
00:01:04 - 00:01:09
Atau pernah daftar LPDP tapi gak dapet
00:01:09 - 00:01:11
Dan di luar lingkaran itu
00:01:11 - 00:01:15
Kontroversi ini ramai di kalangan orang yang emang
00:01:15 - 00:01:18
Senang ngomongin orang aja dalam hal ini
00:01:18 - 00:01:20
Orangnya adalah Billy Mambrasar
00:01:20 - 00:01:23
Sebenarnya ketika gue lagi buka
00:01:23 - 00:01:27
Usulan di X terkait topik apa yang bisa gue bahas di
00:01:27 - 00:01:29
Disiniar, Hiduplah Indonesia Maya
00:01:29 - 00:01:32
Ada beberapa orang yang mengusulkan gue
00:01:32 - 00:01:34
Ngebahas ini
00:01:34 - 00:01:36
Tapi kemudian TKP yang diberikan ya
00:01:36 - 00:01:40
Maksudnya sumber perkara yang kemudian jadi viral
00:01:40 - 00:01:42
Itu tuh beda-beda dan gue agak bingung
00:01:42 - 00:01:44
Sampai akhirnya ada akun Twitter
00:01:44 - 00:01:46
Yaitu Intinya deh
00:01:46 - 00:01:48
Intinya deh ini mungkin kayak disiniar Hiduplah Indonesia Maya
00:01:48 - 00:01:49
Tapi lebih singkat ya
00:01:49 - 00:01:51
Ada sesuatu yang lagi rame
00:01:51 - 00:01:55
Terus akun ini jasanya adalah kasih intinya doang
00:01:55 - 00:01:57
Ini rame banget tapi intinya
00:01:57 - 00:01:59
Gitu
00:01:59 - 00:02:01
Pas gue baca gue lumayan agak memahami
00:02:01 - 00:02:04
Walaupun kita nanti akan mendalami lebih jauh lagi
00:02:04 - 00:02:07
Dari sejumlah tweet yang akan kita baca
00:02:07 - 00:02:09
Tapi intinya deh yang ngebantu gue
00:02:09 - 00:02:11
Terkait drama LPDP Billy Mambrasar
00:02:11 - 00:02:13
Gue baca tweetnya si Intinya deh
00:02:13 - 00:02:16
Berawal dari poster Billy dan Deris ngisi acara bareng
00:02:16 - 00:02:18
Nanti kita akan bahas poster yang terkait
00:02:18 - 00:02:23
Muncul pertanyaan, Billy diketahui lulus LPDP di 2017
00:02:23 - 00:02:26
S2 di Harvard ketika udah punya gelar S2
00:02:26 - 00:02:28
Harusnya gak boleh ikut LPDP
00:02:28 - 00:02:32
Billy keralifikasi S2 nya di Harvard gak pake LPDP
00:02:32 - 00:02:34
Tapi dari Tanoto Foundation
00:02:34 - 00:02:36
Ini juga YSN yang sering ngasih beasiswa
00:02:38 - 00:02:41
Intinya deh nge-quote tweet
00:02:41 - 00:02:45
Tweetnya Ardianto Satriawan
00:02:45 - 00:02:47
Dia ini, oh dia follow gue
00:02:47 - 00:02:53
Dia ini adalah research fellow at Inha University
00:02:53 - 00:02:55
Di Incheon, Korea
00:02:55 - 00:02:58
Guru dan dosen semeningan buruh
00:02:58 - 00:03:00
Domusilinya kayaknya di Korea ya
00:03:00 - 00:03:04
Oke, Ardianto Satriawan ini
00:03:04 - 00:03:08
Ngerespon serangkaian tweetnya LPDP
00:03:08 - 00:03:13
Yang menjawab pertanyaan seseorang lah
00:03:13 - 00:03:15
Nanti kita bahas, namanya gue lupa soalnya
00:03:15 - 00:03:17
Balik lagi ke tweetnya intinya deh
00:03:17 - 00:03:22
Setelah Billy klarifikasi S2 di Harvard gak pake LPDP
00:03:22 - 00:03:25
Tapi Tanoto, LPDP nya klarifikasi
00:03:25 - 00:03:29
LPDP bilang bahwa Billy dapat beasiswa LPDP 2017
00:03:29 - 00:03:31
PK 2018 itu buat S3
00:03:31 - 00:03:36
Tapi ngajuin penundaan baru mulai S3 di 2023
00:03:36 - 00:03:39
Oke PK nya 2018 itu untuk S3
00:03:39 - 00:03:42
Tapi ditunda baru mulai S3 2023
00:03:42 - 00:03:44
2018 ke 2023
00:03:44 - 00:03:48
Selama penundaan itu, dia S2 lagi dengan beasiswa lain
00:03:48 - 00:03:50
Yaitu si Tanoto Foundation kayaknya
00:03:50 - 00:03:53
Netizen.2, kok penundaan bisa 5 tahun
00:03:53 - 00:03:56
Kan di aturan LPDP maksimal 2 tahun
00:03:56 - 00:04:01
LPDP njelasin ada diskresi arahan pimpinan
00:04:01 - 00:04:04
Ini sebenarnya bagian yang kemudian jadi kontroversi
00:04:04 - 00:04:07
Ada diskresi arahan pimpinan
00:04:07 - 00:04:10
Lanjut, netizen terus ngejar akuntabilitas
00:04:10 - 00:04:13
Pemberian diskresi gak ada di aturan LPDP
00:04:13 - 00:04:15
Kalau misalnya ada boleh lah
00:04:15 - 00:04:17
Tapi masalahnya gak ada aturan LPDP
00:04:17 - 00:04:21
Yang menyatakan bahwa diskresi bisa diberikan
00:04:21 - 00:04:24
Terkait situasi-situasi tertentu
00:04:24 - 00:04:26
Atau orang-orang tertentu
00:04:26 - 00:04:33
Diterima penundaan alasan tugas jadi stafsus
00:04:33 - 00:04:36
Tapi kok malah S2 selama masa penundaan
00:04:36 - 00:04:40
Selama S2 itu juga billing aku tetap nerima gaji full stafsus
00:04:40 - 00:04:44
Tapi gak dia pake, gajinya buat ngasih beasiswa
00:04:44 - 00:04:46
Oh jadi gajian
00:04:46 - 00:04:49
Karena kalau gue gak salah gaji stafsusnya Pak Jokowi itu
00:04:49 - 00:04:51
Yang saat itu dijuluki stafsus milenial ya
00:04:51 - 00:04:53
Yang ada Putri Tanjung dan lain-lain
00:04:53 - 00:04:55
Yang ada siapa tuh yang dari Ruangguru juga
00:04:57 - 00:04:59
Itu kalau gue gak salah ya
00:04:59 - 00:05:00
Nanti lo bisa google sendiri
00:05:00 - 00:05:02
Itu gajinya 50 jutaan per bulan
00:05:03 - 00:05:06
Kalau kata Billy dipake untuk ngasih beasiswa
00:05:06 - 00:05:10
Nah dah rame lah ini si kontroversi ini
00:05:10 - 00:05:12
Nah awalnya
00:05:12 - 00:05:14
Awalnya tuh sebenarnya datengnya dari
00:05:14 - 00:05:21
Pertanyaan Audina
00:05:21 - 00:05:22
Nah ini dia
00:05:22 - 00:05:25
Audina, Audina ini
00:05:28 - 00:05:30
Tidak ada penjelasan sih
00:05:30 - 00:05:31
Disini selain
00:05:31 - 00:05:34
Picked over by the worms and weird fishes
00:05:35 - 00:05:37
Dia fotonya lagi di Jepang
00:05:40 - 00:05:42
Si Audina ngetweet
00:05:42 - 00:05:45
Dari sebuah poster
00:05:46 - 00:05:48
Di posternya itu ada tulisan
00:05:48 - 00:05:50
Beasiswa Billy Mambrasar
00:05:50 - 00:05:53
Bilang gajinya dipake untuk
00:05:55 - 00:05:57
Untuk ngasih beasiswa ke orang
00:05:58 - 00:06:00
Dia ini, si poster ini nunjukin bahwa
00:06:00 - 00:06:03
Billy Mambrasar bersama dengan Deris Nagara
00:06:03 - 00:06:06
Ini bikin kayak live IG
00:06:06 - 00:06:08
Barang Billy
00:06:08 - 00:06:11
Ngomongin soal A-Z berkuliah di Harvard University
00:06:11 - 00:06:13
Serba-serbi kuliah di luar negeri
00:06:13 - 00:06:15
Ada jamnya, ada tanggalnya
00:06:15 - 00:06:17
Disini Billy memperkenalkan diri sebagai staff
00:06:17 - 00:06:18
Khusus Presiden Republik Indonesia
00:06:18 - 00:06:21
Dan SGD Indonesia
00:06:21 - 00:06:23
Deris Nagara adalah
00:06:23 - 00:06:25
MPA Columbia University New York
00:06:25 - 00:06:28
Campbell Award Recipient 2024
00:06:28 - 00:06:33
President of Asian Korea Frontier Forum 2023
00:06:33 - 00:06:35
CEO and Founder of Danaya
00:06:36 - 00:06:37
Terus apa tuh?
00:06:37 - 00:06:40
Burung UN Geneva GSP
00:06:40 - 00:06:42
Banyak lah pokoknya kredensialnya ya
00:06:44 - 00:06:45
Si Audina bilang
00:06:45 - 00:06:47
Honestly not nice
00:06:47 - 00:06:50
Karena awalnya gue bingung yang kuliah di Harvard siapa
00:06:50 - 00:06:52
Ternyata yang kiri alias Billy
00:06:52 - 00:06:55
Tapi ini Master ketiga dan kabarnya pake LPDP
00:06:55 - 00:06:57
Udah ganti aturan apa gimana nih?
00:06:57 - 00:06:59
Bukannya kalo udah pernah Master, gak qualified
00:07:01 - 00:07:03
Ini dijelasin sama Billy
00:07:03 - 00:07:04
Billy nge-tweet
00:07:04 - 00:07:06
Sister Audina, salam kenal
00:07:06 - 00:07:08
Terima kasih sudah mengundurkan tweet ini
00:07:08 - 00:07:09
Yang membuat saya memperoleh kecaman
00:07:09 - 00:07:11
Seolah saya mengambil Master saya di Harvard
00:07:11 - 00:07:13
Dengan beasiswa LPDP
00:07:13 - 00:07:15
Padahal di CV saya dan di LinkedIn saya
00:07:15 - 00:07:17
Sudah jelas tertulis saya memperoleh
00:07:17 - 00:07:19
Beasiswa Tanoto Foundation
00:07:19 - 00:07:22
Harapan saya, Sister Audina
00:07:22 - 00:07:23
Yang sangat saya kasihi
00:07:23 - 00:07:25
Dapat melakukan klarifikasi dengan fakta yang benar
00:07:25 - 00:07:27
Mengingat tuduhan ini seolah menunjukkan
00:07:27 - 00:07:29
Saya tidak taat aturan dan SOP beasiswa
00:07:29 - 00:07:31
Saya patuh dan taat aturan sehingga
00:07:31 - 00:07:32
Ketika diterima di Harvard
00:07:32 - 00:07:34
Saya berjuang mencari beasiswa lain
00:07:34 - 00:07:37
Saya ucapkan terima kasih atas perhatian Sister Audina
00:07:37 - 00:07:39
Dan mohon maaf Audinaf
00:07:39 - 00:07:41
Dan mohon maaf atas yang siur berita
00:07:41 - 00:07:43
Melibatkan LPDP RI
00:07:43 - 00:07:45
Sekali lagi saya tegaskan Master saya di Harvard
00:07:45 - 00:07:47
Diperoleh dengan beasiswa lain bukan LPDP RI
00:07:47 - 00:07:49
Kata saya siap membangun negara yang saya cintai
00:07:49 - 00:07:51
Titik 2 Indonesia
00:07:51 - 00:07:53
Nah tweetnya Billy ini
00:07:53 - 00:07:55
Direspon lagi sama Audina
00:07:55 - 00:07:57
Ok now explain this
00:07:57 - 00:07:59
Dia ngasih link ke gardapapua.com
00:07:59 - 00:08:01
Yang diminta klarifikasi itu
00:08:01 - 00:08:03
Lembaga pemberi dana
00:08:03 - 00:08:05
Gue gak peduli-peduli amat sama penerimanya
00:08:05 - 00:08:07
Mana abis tweet itu jadi tau juga
00:08:07 - 00:08:09
Pembicara satunya pernah mengambil Master
00:08:09 - 00:08:11
DN lalu mundur dan lanjut
00:08:11 - 00:08:13
Master LN
00:08:13 - 00:08:15
Dengan DN kayaknya dalam negeri
00:08:15 - 00:08:17
Master luar negeri dengan LPDP
00:08:17 - 00:08:20
Jadi aturannya gimana LPDP RI
00:08:22 - 00:08:24
Nah terus dia ngasih
00:08:24 - 00:08:26
Screen capture
00:08:26 - 00:08:28
Bedanya adalah Nadira Afifa
00:08:28 - 00:08:30
Baru saja menyelesaikan pendidikannya dengan beasiswa lembaga
00:08:30 - 00:08:32
Atau LPDP
00:08:32 - 00:08:34
Angkatan PK 123
00:08:34 - 00:08:37
Sementara Billy Mambrasar baru akan memulai studinya di Harvard
00:08:37 - 00:08:39
Juga dengan beasiswa LPDP
00:08:39 - 00:08:41
Angkatan PK 128
00:08:41 - 00:08:45
Saat ini Billy Mambrasar juga tengah menyelesaikan pendidikannya di Universitas Oxford
00:08:45 - 00:08:47
Dan sebelumnya telah menyelesaikan gelar Master
00:08:47 - 00:08:49
Dari The Australian National University
00:08:49 - 00:08:53
Dimana dia dinombatkan sebagai student of the year 2015
00:08:53 - 00:08:55
Oh disini tulisannya
00:08:55 - 00:08:57
Maka memulai studinya Harvard dengan beasiswa LPDP
00:08:57 - 00:08:59
Berarti beda dengan
00:08:59 - 00:09:01
Pernyataan si Billy ya
00:09:01 - 00:09:03
Nah tapi tweet itu disamber sama LPDP
00:09:03 - 00:09:05
LPDP nih ngejelasin
00:09:05 - 00:09:07
Hai kak Audina
00:09:07 - 00:09:09
Terima kasih atas perhatiannya
00:09:09 - 00:09:11
Terhadap proses bisnis beasiswa LPDP
00:09:11 - 00:09:13
Terkait pertanyaan ini kami sampaikan beberapa hal berikut
00:09:13 - 00:09:15
Utas
00:09:15 - 00:09:17
Satu
00:09:17 - 00:09:19
Sesuai ketentuan beasiswa LPDP
00:09:19 - 00:09:21
LPDP tidak memperkenankan
00:09:21 - 00:09:23
Pendanaan beasiswa pada jenjang pendidikan yang telah diselesaikan
00:09:23 - 00:09:25
Oleh karena itu
00:09:25 - 00:09:27
Bila seseorang telah menyelesaikan pendidikan
00:09:27 - 00:09:29
Magister tidak dapat magister kembali
00:09:29 - 00:09:31
Demikian juga berlaku pada pendidikan doktor
00:09:31 - 00:09:33
Billy Mambrasar adalah penerima
00:09:33 - 00:09:35
Beasiswa LPDP
00:09:35 - 00:09:37
Dinyatakan lulus seleksi beasiswa tahun 2017
00:09:37 - 00:09:39
Untuk jenjang pendidikan doktor
00:09:39 - 00:09:41
Atau S3
00:09:41 - 00:09:43
Sebab ia telah merampungkan
00:09:43 - 00:09:45
Studi S2 nya di ANU pada tahun
00:09:45 - 00:09:47
2014
00:09:47 - 00:09:49
Billy Mambrasar juga telah mengikuti persiapan keberangkatan
00:09:49 - 00:09:51
Atau PK angkatan 128
00:09:51 - 00:09:53
Yang berlangsung pada 15-19
00:09:53 - 00:09:55
Oktober 2018
00:09:55 - 00:09:57
Pada tahun 2019 LPDP menerima surat permohonan
00:09:57 - 00:09:59
Penundaan studi dari Billy Mambrasar
00:09:59 - 00:10:01
Dengan alasan harus mengembang tugas sebagai staff
00:10:01 - 00:10:03
Khusus presiden
00:10:03 - 00:10:05
Sesuai dengan ketentuan beasiswa LPDP
00:10:05 - 00:10:07
Penundaan studi yang disibapkan
00:10:07 - 00:10:09
Mendapatkan perdugasan dari pejabat setinggat menteri
00:10:09 - 00:10:11
Dapat diperkenankan
00:10:11 - 00:10:13
Aturan ini berlaku pula untuk beberapa orang lain
00:10:13 - 00:10:15
Dengan kriteria kasus yang sama
00:10:15 - 00:10:17
Bukan hanya berpihak pada satu orang saja
00:10:17 - 00:10:19
6. Yang bersangkutan
00:10:19 - 00:10:21
Kemudian mulai mengajukan
00:10:21 - 00:10:23
Administrasi penerbitan letter of guarantee
00:10:23 - 00:10:25
LOG pada Januari 2023
00:10:25 - 00:10:27
Dan tercatat telah memulai pekerjaannya di
00:10:27 - 00:10:29
University of Pennsylvania Amerika Serikat
00:10:29 - 00:10:31
Pada Februari
00:10:31 - 00:10:33
2023 untuk program doktor
00:10:33 - 00:10:35
Atau S3
00:10:37 - 00:10:39
Terus
00:10:43 - 00:10:45
Si Audina nanya lagi
00:10:45 - 00:10:47
Jadi memang dari 2018 untuk S3
00:10:47 - 00:10:49
Boleh tanya satu lagi kah?
00:10:49 - 00:10:51
Karena di antara 2018 sampai 2023 tercatat
00:10:51 - 00:10:53
Mendapat beasiswa lain untuk jenjang S2
00:10:53 - 00:10:55
Itu boleh juga
00:10:55 - 00:10:57
Si LPDP bales, pelaksanaan pemantauan
00:10:57 - 00:10:59
Yang dilaksanakan LPDP terbatas pada
00:10:59 - 00:11:01
Jenjang pendidikan yang akan didanai LPDP
00:11:01 - 00:11:03
Karena yang bersangkutan mendapatkan pendanaan beasiswa S3
00:11:03 - 00:11:05
Akan menjadi permasalahan
00:11:05 - 00:11:07
Hanya bila yang bersangkutan melakukan studi S3 lain
00:11:07 - 00:11:09
Terus dibahas sama Audina, oh jadi berarti boleh ya
00:11:09 - 00:11:11
Nah, tapi kemudian ini
00:11:11 - 00:11:13
Ramai lagi
00:11:13 - 00:11:15
Karena si
00:11:15 - 00:11:17
Ardianto Satriawan
00:11:17 - 00:11:19
Nge-highlight
00:11:19 - 00:11:21
Sejumlah tweet LPDP
00:11:21 - 00:11:23
Pertama tweet nomor 2
00:11:23 - 00:11:25
Bilimam Brasar penerima beasiswa LPDP
00:11:25 - 00:11:27
Yang nyatakan lulus 2017
00:11:27 - 00:11:29
Untuk jenjang pendidikan dokter S3
00:11:29 - 00:11:31
Karena dia merampungkan studi S2 nya di ANU
00:11:31 - 00:11:33
Tahun 2014
00:11:33 - 00:11:35
Aturan LPDP, penerima beasiswa
00:11:35 - 00:11:37
Dapat, ini dari penjelasannya Ardianto ya
00:11:37 - 00:11:39
Aturan LPDP menyatakan
00:11:39 - 00:11:41
Penerima beasiswa dapat menunda
00:11:41 - 00:11:43
Waktu mulai studi paling lama 1 tahun
00:11:43 - 00:11:45
Akademik, kalau sakit, hamil
00:11:45 - 00:11:47
Mengalami kendala dalam memperoleh visa
00:11:47 - 00:11:49
Terjadi bencana atau wabah
00:11:49 - 00:11:51
Penerima beasiswa dapat menunda waktu
00:11:51 - 00:11:53
Sampai 2 tahun akademik
00:11:53 - 00:11:55
Kalau dinyatakan lulus seleksi penerima CPNS
00:11:55 - 00:11:57
Dan atau mendapatkan pendugasan
00:11:57 - 00:11:59
Dari pejabat sekurang-kurangnya setingkat menteri
00:11:59 - 00:12:01
Untuk kepentingan nasional, nah inilah
00:12:01 - 00:12:03
Yang dialami oleh Bilimam Brasar
00:12:03 - 00:12:05
Harusnya penundanya 2 tahun
00:12:05 - 00:12:07
Permasalahannya
00:12:07 - 00:12:09
Di tweet nomor 6 nya LPDP dijelaskan bahwa
00:12:09 - 00:12:11
Bilim mulai perkuliahan Februari 2003
00:12:11 - 00:12:13
Berarti selisihnya 6 tahun
00:12:13 - 00:12:15
Ardianto bilang
00:12:15 - 00:12:17
You have something to explain here
00:12:19 - 00:12:21
Disinilah, kemudian
00:12:21 - 00:12:23
LPDP menjelaskan
00:12:23 - 00:12:25
Dalam memperoleh izin penundan studi
00:12:25 - 00:12:27
Sekali lagi ini konteksnya adalah
00:12:27 - 00:12:29
Aturannya bilang harusnya 2 tahun menundanya
00:12:29 - 00:12:31
Tapi Bilim menundanya 6 tahun
00:12:31 - 00:12:33
Emang boleh gitu kan ditanyanya
00:12:33 - 00:12:35
LPDP menjelaskan, dalam memperoleh izin penundan studi
00:12:35 - 00:12:37
LPDP dapat menggunakan ruang
00:12:37 - 00:12:39
Dan kewenangan diskresi yang ketat
00:12:39 - 00:12:41
Dan terbatas
00:12:41 - 00:12:43
Gue ulang ya
00:12:43 - 00:12:45
Terkait penundan ini
00:12:45 - 00:12:47
Yang aturannya 2 tahun tapi Bilim dapat 6 tahun
00:12:47 - 00:12:49
LPDP bisa
00:12:49 - 00:12:51
Menggunakan ruang
00:12:51 - 00:12:53
Dan kewenangan diskresi yang ketat dan terbatas
00:12:53 - 00:12:55
Dia bilang, gue boleh ngasih diskresi
00:12:55 - 00:12:57
Tapi perlu lu ketahui semua
00:12:57 - 00:12:59
Diskresi yang LPDP berikan
00:12:59 - 00:13:01
Ini ketat dan terbatas alias gak untuk semua orang
00:13:01 - 00:13:03
LPDP memberikan izin
00:13:03 - 00:13:05
Penundaan studi atas dasar tugas
00:13:05 - 00:13:07
Yang melekat pada Bilim Ambrasar
00:13:07 - 00:13:09
Sebagai staff khusus presiden RI
00:13:09 - 00:13:11
Masa bakti 2019 sama dengan 2024
00:13:13 - 00:13:15
Jadi
00:13:15 - 00:13:17
Yang dipermasalahkan adalah bahwa
00:13:17 - 00:13:19
Kalau untuk
00:13:19 - 00:13:21
Staff khususnya Pak Jokowi
00:13:21 - 00:13:23
Maka diskresi bisa diberikan
00:13:23 - 00:13:25
Gitu kurang lebihnya
00:13:25 - 00:13:27
Nah
00:13:27 - 00:13:29
Mari sekarang kemudian
00:13:29 - 00:13:31
Kita ngomongin
00:13:31 - 00:13:33
Kenapa ini ramai, ada 2 faktor
00:13:33 - 00:13:35
Ada
00:13:35 - 00:13:37
Bilim Ambrasarnya sendiri
00:13:37 - 00:13:39
Dan ada faktor diskresi
00:13:39 - 00:13:41
Yang kita akan diskusiin
00:13:43 - 00:13:45
Kita pernah bahas di
00:13:45 - 00:13:47
Sejumlah episode yang lampau
00:13:47 - 00:13:49
Sebuah kasus itu jadi lebih besar dari yang seharusnya
00:13:49 - 00:13:51
Tergantung siapa yang terkena
00:13:51 - 00:13:53
Kasusnya
00:13:53 - 00:13:55
Kalau misalnya yang kena kasusnya adalah
00:13:55 - 00:13:57
Gue
00:13:57 - 00:13:59
Pembahasannya jadi lebih rame karena
00:13:59 - 00:14:01
Faktor Panjinya, karena mungkin
00:14:01 - 00:14:03
Banyak yang sebel sama Panji
00:14:03 - 00:14:05
Emang Panjinya kayak tai atau nyebelin
00:14:05 - 00:14:07
Apapun lah gitu ya
00:14:07 - 00:14:09
Jadi rame
00:14:09 - 00:14:11
Atau karena
00:14:11 - 00:14:13
Ada kejadian-kejadian pendahulu
00:14:13 - 00:14:15
Yang bikin
00:14:15 - 00:14:17
Panji ini
00:14:17 - 00:14:19
Imagenya, citranya negatif di mata masyarakat
00:14:19 - 00:14:21
Sehingga ketika
00:14:21 - 00:14:23
Orang nyebelin ini, kemudian kena kasus
00:14:23 - 00:14:25
Jadinya lebih rame, nah ini kemungkinan
00:14:25 - 00:14:27
Ini terjadi sama Billy juga
00:14:29 - 00:14:31
Karena Billy
00:14:31 - 00:14:33
Dan Billy Ambrasar follow gue di
00:14:33 - 00:14:35
Instagram ya
00:14:35 - 00:14:37
Halo Billy mungkin lo mendengarkan ini
00:14:37 - 00:14:39
Karena Billy memang beberapa kali itu
00:14:39 - 00:14:41
Memancing kontroversi
00:14:41 - 00:14:43
Sesuatu yang dia sadari
00:14:43 - 00:14:45
Minta maaf juga ya, gue coba baca dari kompas.com
00:14:45 - 00:14:47
Ada artikel kontroversi
00:14:47 - 00:14:49
Billy Ambrasar, pengusaha muda Papua yang jadi
00:14:49 - 00:14:51
Stafsus milenial Jokowi
00:14:51 - 00:14:53
Posisi stafsus Jokowi
00:14:53 - 00:14:55
Tengah jadi sorotan publik
00:14:55 - 00:14:57
Jokowi melantik stafsus milenial pada
00:14:57 - 00:14:59
November 2019 selalu
00:14:59 - 00:15:01
Mereka mendapatkan gaji dari negara sebesar 51 juta
00:15:01 - 00:15:03
Per bulan, btw ini artikel
00:15:07 - 00:15:09
Bulan April 2020 ya
00:15:09 - 00:15:11
Stafsus milenial ditunjuk presiden Jokowi
00:15:11 - 00:15:13
Untuk membantu tugas-tugas ke negaraan
00:15:13 - 00:15:15
Terkait kebijakan publik terutama yang kaitannya dengan
00:15:15 - 00:15:17
Ekonomi kreatif dan program yang
00:15:17 - 00:15:19
Menyasar kaum muda. Salah satu stafsus milenial
00:15:19 - 00:15:21
Yang jadi kontroversi belakang ini adalah Billy Ambrasar
00:15:21 - 00:15:23
Perusahaannya PT Papua Muda
00:15:23 - 00:15:25
Inspiratif atau PMI
00:15:25 - 00:15:27
Sempat mengajukan dana ke lembaga
00:15:27 - 00:15:29
Pengelola Dana Bergulir LPDB
00:15:29 - 00:15:31
Kooperasi dan UMKM
00:15:31 - 00:15:33
Melalui mekanisme kooperasi. Di PMI
00:15:33 - 00:15:35
Billy menjabat sebagai direktur utama
00:15:35 - 00:15:37
Belakangan LPDB KUMKM
00:15:37 - 00:15:39
Membantah telah
00:15:39 - 00:15:41
Mengucurkan pinjaman
00:15:41 - 00:15:43
Atau pembiayaan dana bergulir kepada PT
00:15:43 - 00:15:45
PMI tadi yang merupakan perusahaan
00:15:45 - 00:15:47
Milik staf khusus presiden Jokowi. Alasannya
00:15:47 - 00:15:49
Perusahaan Billy dianggap tak memenuhi syarat
00:15:49 - 00:15:51
Mendapatkan pinjaman
00:15:53 - 00:15:55
LPDB sesuai arahan menteri kooperasi dan
00:15:55 - 00:15:57
UMKM Teten Mas Duki
00:15:57 - 00:15:59
Hanya melalui kooperasi dan kooperasi yang
00:15:59 - 00:16:01
Diajukan oleh saudara Billy setelah diperiksa di lapangan
00:16:01 - 00:16:03
Tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan pinjaman
00:16:03 - 00:16:05
Kata Supomo, direktur utama LPDB
00:16:05 - 00:16:07
Billy Ambrasar
00:16:07 - 00:16:09
Tidak sekali tersendung kontroversi sejak Atlantik
00:16:09 - 00:16:11
Sebagai staf khusus milenial
00:16:11 - 00:16:13
Karena beberapa waktu sebelumnya
00:16:13 - 00:16:15
Dia dihujani kritik karena
00:16:15 - 00:16:17
Mencantumkan jabatan setara dengan
00:16:17 - 00:16:19
Menteri di akun Linkedin miliknya
00:16:19 - 00:16:21
Yang kemudian direvisinya kembali
00:16:21 - 00:16:23
Sebagai seorang aktivis sosial, Billy juga dikenal
00:16:23 - 00:16:25
Sebagai pengusaha muda Papua. Kelahiran
00:16:25 - 00:16:27
17 Desember 1988 diserui ke
00:16:27 - 00:16:29
Bupatan Kepulauan Yapen
00:16:29 - 00:16:31
Papua ini terlahir dari
00:16:31 - 00:16:33
Keluarga sederhana, ibunya merupakan penjual kuiri pasar
00:16:33 - 00:16:35
Sementara bapaknya adalah guru
00:16:35 - 00:16:37
Honorer
00:16:37 - 00:16:39
Ini sisanya adalah
00:16:41 - 00:16:43
Profil dari
00:16:43 - 00:16:45
Billy, bisa lu baca
00:16:45 - 00:16:47
Sendiri
00:16:51 - 00:16:53
Sisanya di artikel ini
00:16:53 - 00:16:55
Ada kontroversi lain terkait staf
00:16:55 - 00:16:57
Khusus lain selain Billy
00:16:57 - 00:16:59
Jadi
00:16:59 - 00:17:01
Keliatannya emang
00:17:01 - 00:17:03
Orang keburuk gak suka sama
00:17:03 - 00:17:05
Billy atas hal-hal yang dia lakukan, dia juga waktu itu
00:17:05 - 00:17:07
Pernah apa ya
00:17:07 - 00:17:09
Dia pernah ada kontroversi juga
00:17:09 - 00:17:11
Di Twitter
00:17:11 - 00:17:13
Dia ngomong apa gitu, yang akhirnya
00:17:13 - 00:17:15
Tweetnya dia hapus, terus dia minta maaf juga
00:17:15 - 00:17:17
Jadi ada faktor Billy nya ya
00:17:17 - 00:17:19
Yang kedua adalah faktor
00:17:19 - 00:17:21
Diskresi, nah gue gak tau apakah banyak
00:17:21 - 00:17:23
Orang paham atau tidak
00:17:23 - 00:17:25
Terkait diskresi
00:17:25 - 00:17:27
Tapi sederhananya diskresi
00:17:27 - 00:17:29
Itu adalah
00:17:29 - 00:17:31
Sebuah
00:17:31 - 00:17:33
Hak
00:17:33 - 00:17:35
Untuk membuat keputusan
00:17:35 - 00:17:37
Diluar
00:17:37 - 00:17:39
Aturan yang sudah ada
00:17:39 - 00:17:41
Seperti misalnya memotong
00:17:41 - 00:17:43
Kompas aturan, memotong kompas
00:17:45 - 00:17:47
Apa namanya itu
00:17:47 - 00:17:49
Urutan
00:17:49 - 00:17:51
Namanya apa sih
00:17:51 - 00:17:53
Ehhh
00:17:53 - 00:17:55
Im losing words right now
00:17:55 - 00:17:57
Trying to remember this
00:17:57 - 00:17:59
Pokoknya intinya adalah
00:17:59 - 00:18:01
Ada aturan yang berlaku
00:18:01 - 00:18:03
Untuk melakukan sesuatu, nah aturannya itu dipotong kompas
00:18:03 - 00:18:05
Gitu raku-raku yang lebihnya
00:18:05 - 00:18:07
Intinya
00:18:07 - 00:18:09
Seorang pimpinan
00:18:09 - 00:18:11
Boleh ngambil
00:18:11 - 00:18:13
Keputusan diluar
00:18:13 - 00:18:15
Aturan yang berlaku
00:18:15 - 00:18:17
Karena dia rasa itu benar
00:18:17 - 00:18:19
Atau karena dia rasa itu perlu
00:18:19 - 00:18:21
Diskresi adalah hak istimewa
00:18:21 - 00:18:23
Yang dimiliki oleh rata-rata pimpinan
00:18:25 - 00:18:27
Dilakukan di banyak
00:18:27 - 00:18:29
Kesempatan, presiden
00:18:29 - 00:18:31
Pernah melakukan diskresi
00:18:31 - 00:18:33
Kepala daerah, gubernur
00:18:33 - 00:18:35
Pernah melakukan diskresi, karena ingin cepat
00:18:35 - 00:18:37
Misalnya, atau ingin
00:18:39 - 00:18:41
Ringkas, atau ingin gampang
00:18:41 - 00:18:43
Apapun lah itu
00:18:43 - 00:18:45
Yang jadi masalah adalah
00:18:45 - 00:18:47
Setiap kali diskresi diambil
00:18:47 - 00:18:49
Lalu ada kontroversi yang mengikuti
00:18:49 - 00:18:51
Karena pertanyaannya adalah
00:18:51 - 00:18:53
Apakah
00:18:53 - 00:18:55
Situasinya cukup genting
00:18:55 - 00:18:57
Atau cukup penting
00:18:57 - 00:18:59
Untuk membuat
00:18:59 - 00:19:01
Si pimpinan ini
00:19:01 - 00:19:03
Memotong aturan
00:19:03 - 00:19:05
Gitu kurang lebihnya
00:19:05 - 00:19:07
Seperlu apa sih
00:19:07 - 00:19:09
Semendesak apa sih
00:19:09 - 00:19:11
Sampai lu melakukan diskresi
00:19:11 - 00:19:13
Sampai lu bisa melakukan sesuatu
00:19:13 - 00:19:15
Inisiatif sendiri tanpa aturan
00:19:15 - 00:19:17
Atau sistem yang berlaku
00:19:17 - 00:19:19
Mungkin juga karena, mungkin sistemnya belum ada
00:19:19 - 00:19:21
Atau mungkin gak jelas gitu ya, karena ada
00:19:21 - 00:19:23
Satu situasi yang
00:19:23 - 00:19:25
Baru gitu, ada inovasi
00:19:25 - 00:19:27
Yang terjadi yang mengharuskan dia ngelakuin sesuatu
00:19:27 - 00:19:29
Selalu jadi kontroversi
00:19:29 - 00:19:31
Kalau gue gak salah ingat
00:19:31 - 00:19:33
Pak BTP pernah dicopot sama Pak Jokowi
00:19:33 - 00:19:35
Lewat diskresi
00:19:35 - 00:19:37
Karena sebenarnya ada aturannya tersendiri
00:19:37 - 00:19:39
Untuk copot
00:19:39 - 00:19:41
Tapi dilakuin, dan memang haknya
00:19:41 - 00:19:43
Nah, yang jadi pertanyaan adalah
00:19:43 - 00:19:45
Orang tadi ngomong
00:19:45 - 00:19:47
Diskresi apa yang
00:19:47 - 00:19:49
Waktu itu diambil, karena aturan LPDP ini
00:19:49 - 00:19:51
Gak bilang bahwa ada diskresi
00:19:51 - 00:19:53
Dan sebenarnya
00:19:53 - 00:19:55
Bisa aja sih, eh gue gak tau ya
00:19:55 - 00:19:57
Tapi tadi gue berasumsi
00:19:57 - 00:19:59
Ya sebenarnya diskresi tuh
00:19:59 - 00:20:01
Bisa dilakukan sama siapa aja, kalau memang dianggap perlu ya
00:20:01 - 00:20:03
Terlepas dari ada aturannya tau gak
00:20:03 - 00:20:05
Tapi mungkin
00:20:05 - 00:20:07
Ya ini pendapat gue, pendapat awam
00:20:07 - 00:20:09
Nah, diskresi ini lah yang kemudian
00:20:09 - 00:20:11
Menjadi kontroversi, kenapa?
00:20:11 - 00:20:13
Pak Indonesia saat ini lagi sebel
00:20:13 - 00:20:15
Sama aturan yang
00:20:15 - 00:20:17
Diganti-ganti untuk
00:20:19 - 00:20:21
Keuntungan
00:20:21 - 00:20:23
Orang
00:20:23 - 00:20:25
Yang deket dengan kekuasaan, nah gitu kurang lebihnya
00:20:25 - 00:20:27
Sederhananya adalah
00:20:27 - 00:20:29
Berubahnya aturan
00:20:29 - 00:20:31
Terkait
00:20:31 - 00:20:33
Batas usia untuk jadi wapres
00:20:33 - 00:20:35
Dan batas usia untuk jadi kepala daerah
00:20:35 - 00:20:37
Termasuk wakil kepala daerah
00:20:37 - 00:20:41
Ini adalah
00:20:41 - 00:20:43
Zeitgeistnya rakyat Indonesia
00:20:43 - 00:20:45
Alias
00:20:45 - 00:20:47
Apa yang mengisi
00:20:47 - 00:20:49
Kepala rakyat Indonesia
00:20:49 - 00:20:51
Rakyat Indonesia ini
00:20:51 - 00:20:53
Lagi ngeliat ke arah situ
00:20:53 - 00:20:55
Banyak yang sebel
00:20:55 - 00:20:57
Ke arah situ, banyak yang kecewa, banyak yang sedih, banyak yang marah
00:20:57 - 00:20:59
Ada juga yang ngerasa gak apa-apa
00:20:59 - 00:21:01
Ada yang ngerasa wajar, tapi
00:21:01 - 00:21:03
Apapun sentimen yang berlaku
00:21:03 - 00:21:05
Semuanya tuh lagi ngomongin
00:21:05 - 00:21:07
Soal situasi dimana
00:21:07 - 00:21:09
Ada sebuah aturan yang berubah
00:21:09 - 00:21:11
Yang kebetulan menguntungkan
00:21:11 - 00:21:13
Dua anak presiden Republik Indonesia
00:21:13 - 00:21:15
Lagi sentimen
00:21:15 - 00:21:17
Urusan begini, tiba-tiba muncul lagi
00:21:17 - 00:21:19
Ada orang yang juga deket dengan kekuasaan
00:21:19 - 00:21:21
Dalam hal ini adalah staffs
00:21:21 - 00:21:23
Khususnya Pak Jokowi
00:21:23 - 00:21:25
Kemudian mendapatkan
00:21:25 - 00:21:27
Kelonggaran dari sisi aturan
00:21:27 - 00:21:29
Untuk kebutuhan pribadinya dia
00:21:29 - 00:21:31
Nah
00:21:31 - 00:21:33
Tentu
00:21:33 - 00:21:35
Bagaimana umum kita bisa nilai
00:21:35 - 00:21:37
Tapi kan untuk kepentingan pendidikan emang gak boleh
00:21:37 - 00:21:39
Tapi untuk banyak orang ya
00:21:39 - 00:21:41
Bukan gue, tapi untuk banyak orang
00:21:41 - 00:21:43
Ada anggapan bahwa
00:21:45 - 00:21:47
Sekolah di luar negeri itu
00:21:47 - 00:21:49
Sering kali tidak digunakan
00:21:49 - 00:21:51
Untuk mengenyam ilmu
00:21:51 - 00:21:53
Tapi untuk kredensial
00:21:53 - 00:21:55
Guna kepentingan-kepentingan
00:21:55 - 00:21:57
Lain
00:21:57 - 00:21:59
Karena banyak loh orang yang ngoleksi gelar
00:21:59 - 00:22:01
Banyak juga orang yang ngoleksi penghargaan
00:22:01 - 00:22:03
Banyak orang yang ngoleksi
00:22:05 - 00:22:07
Clipping dia dibahas
00:22:07 - 00:22:09
Di majalah, di media, di
00:22:09 - 00:22:11
Di koran
00:22:11 - 00:22:13
Karena semua itu
00:22:13 - 00:22:15
Dia kumpulin untuk kebutuhan-kebutuhan lain
00:22:15 - 00:22:17
Terkait bisnisnya
00:22:17 - 00:22:19
Terkait peluang-peluang
00:22:19 - 00:22:21
Yang dia biasa dapet di pemerintahan
00:22:21 - 00:22:23
Dan seterusnya
00:22:23 - 00:22:25
Nah inilah yang kemudian dikhawatirkan orang
00:22:25 - 00:22:27
Belum lagi ntar
00:22:27 - 00:22:29
Ada lagi orang yang sekolah di luar negeri
00:22:29 - 00:22:31
Karena gengsi dan pengen jalan-jalan aja
00:22:31 - 00:22:33
Itu nyata dan itu banyak
00:22:35 - 00:22:37
Udah
00:22:37 - 00:22:39
Udah banyak kejadian dan
00:22:39 - 00:22:41
Karena gue sering banget tur keliling dunia
00:22:41 - 00:22:43
Diselenggarakan
00:22:43 - 00:22:45
Diselenggarakan acaranya sama pelajar
00:22:45 - 00:22:47
Gue sering dapet informasi ini juga
00:22:47 - 00:22:49
Jadi
00:22:49 - 00:22:51
Orang jadi apa ya
00:22:51 - 00:22:53
Orang jadi sentimennya negatif
00:22:53 - 00:22:55
Terhadap Bilimam Berasar karena
00:22:55 - 00:22:57
Lu nih
00:22:57 - 00:22:59
Ngapain sih
00:22:59 - 00:23:01
Ngumpulin gelar banyak-banyak
00:23:01 - 00:23:03
Mau buat apa gitu
00:23:05 - 00:23:07
Padahal kalo dikata Bili
00:23:07 - 00:23:09
Lah orang gue suka sekolah
00:23:09 - 00:23:11
Emang kenapa kan gitu ya
00:23:11 - 00:23:13
Cuman kan sentimennya publik kan gitu
00:23:13 - 00:23:15
Ada yang bilang ngapain ada orang lain loh
00:23:15 - 00:23:17
Yang juga pengen dapet jatah LPDP kasian
00:23:17 - 00:23:19
Nah ini
00:23:19 - 00:23:21
Ini sebenernya ruwet ya karena
00:23:21 - 00:23:23
Em
00:23:23 - 00:23:25
Sentimen yang berlaku
00:23:25 - 00:23:27
Dalam isu LPDP ini
00:23:27 - 00:23:29
Ragam banyak eh ragam banget dan
00:23:31 - 00:23:33
Kutubnya tuh dari ujung ke ujung soal
00:23:33 - 00:23:35
Kasusnya
00:23:35 - 00:23:37
Kasusnya tuh banyak sehingga
00:23:37 - 00:23:39
Banyak sentimen sehingga membuat
00:23:39 - 00:23:41
LPDP ini keruh banget
00:23:41 - 00:23:43
Sebenernya sejak 2014
00:23:43 - 00:23:45
Gue tuh udah diminta untuk ngebahas soal LPDP
00:23:45 - 00:23:47
Tapi harus gue akuin
00:23:47 - 00:23:49
Sampai sekarang fokus gue
00:23:49 - 00:23:51
Belum terlalu dalam
00:23:51 - 00:23:53
Dalam urusan riset
00:23:53 - 00:23:55
Tapi keliatannya LPDP ini
00:23:55 - 00:23:57
Bisa jadi sumber premis yang menyenangkan bisa panjang sendiri
00:23:57 - 00:23:59
Ngomongin LPDP
00:23:59 - 00:24:01
Tapi kalo kita boleh
00:24:01 - 00:24:03
Simpulkan
00:24:03 - 00:24:05
Makanya
00:24:05 - 00:24:07
Hindari
00:24:07 - 00:24:09
Kalo menurut gue ya
00:24:09 - 00:24:11
Kalo lu punya privilege seperti misalnya Bili
00:24:11 - 00:24:13
Menurut gue sih lebih ideal
00:24:13 - 00:24:15
Kalo Bili menghindari
00:24:15 - 00:24:17
Privilege yang bisa dia dapet
00:24:17 - 00:24:19
Ketimbang meminta
00:24:19 - 00:24:21
Asumsi gue sih Bili meminta ya
00:24:21 - 00:24:23
Dan kalaupun Bili
00:24:23 - 00:24:25
Tidak meminta
00:24:25 - 00:24:27
Bili diberikan privilege tersebut
00:24:27 - 00:24:29
Bili terima
00:24:29 - 00:24:31
Kalo boleh usul ngeliat situasi kita sekarang
00:24:31 - 00:24:33
Akan lebih bijak
00:24:33 - 00:24:35
Kalo misalkan privilege
00:24:35 - 00:24:37
Privilege dalam bentuk diskresi
00:24:37 - 00:24:39
Dihindari dulu
00:24:39 - 00:24:41
Bukan karena
00:24:41 - 00:24:43
Gue gak mau Bili berpendidikan
00:24:43 - 00:24:47
Tapi karena
00:24:47 - 00:24:49
Bili sebagai
00:24:49 - 00:24:51
Orang yang
00:24:51 - 00:24:53
Dianggap sebagai calon pemimpin
00:24:53 - 00:24:55
Terlepas dari orang setuju atau tidak dan terlepas dari orang
00:24:55 - 00:24:57
Suka sama Bili atau tidak
00:24:57 - 00:24:59
Tapi proyeksi karirnya
00:24:59 - 00:25:01
Itu kan proyeksi karir orang yang
00:25:01 - 00:25:03
Kelak akan punya pengaruh di Indonesia
00:25:03 - 00:25:05
Kalo memang itu adalah proyeksinya Bili
00:25:05 - 00:25:07
Menurut gue
00:25:07 - 00:25:09
Bili
00:25:09 - 00:25:11
Sebaiknya
00:25:11 - 00:25:13
Berbesar hati dan mengalah
00:25:13 - 00:25:15
Untuk
00:25:15 - 00:25:17
Rakyat Indonesia
00:25:17 - 00:25:19
Karena rakyat Indonesia lagi sebel sama orang
00:25:19 - 00:25:21
Yang saking mau menangnya
00:25:21 - 00:25:23
Bukan cuman gak mau
00:25:23 - 00:25:25
Ngalah, bukan cuman gak mau bersabar
00:25:25 - 00:25:27
Ampe utak hati katuran
00:25:27 - 00:25:29
Demi dimuluskan
00:25:29 - 00:25:31
Jalannya ke depan
00:25:31 - 00:25:33
Nah kita
00:25:33 - 00:25:35
Kita bukan kami
00:25:35 - 00:25:37
Kita seluruh Indonesia
00:25:37 - 00:25:39
Akan selalu sebel sama orang-orang
00:25:39 - 00:25:41
Yang
00:25:41 - 00:25:43
Terus nyari cara
00:25:43 - 00:25:45
Untuk upayanya dimuluskan
00:25:45 - 00:25:47
Upaya pribadinya
00:25:47 - 00:25:49
Dimuluskan ke depannya nanti, apalagi
00:25:49 - 00:25:51
Yang ambil jalan-jalan, bukan curang
00:25:51 - 00:25:53
Tentu
00:25:53 - 00:25:55
Tapi
00:25:55 - 00:25:57
Tidak menyenangkan
00:25:57 - 00:25:59
Di mata masyarakat
00:25:59 - 00:26:01
Gitu kurang lebihnya ya
00:26:01 - 00:26:03
Oke berhasil juga nih gue ngebahas ini
00:26:05 - 00:26:07
Gue bisa aja banyak bolongnya
00:26:07 - 00:26:09
Soal ini karena tadi gue udah bilang bahwa
00:26:09 - 00:26:11
LPDP ini banyak seluk bluknya sih
00:26:11 - 00:26:13
Pasti dalam penjelasan gue ada
00:26:13 - 00:26:15
Wah Panji gak tau sih soalnya tuh dulu gini-gini
00:26:15 - 00:26:17
Tapi Panji mesti tau soalnya gini-gini
00:26:17 - 00:26:19
Nah itu pasti ada tuh tapi
00:26:19 - 00:26:21
Karena memang gue kurang mendalami LPDP gue cuman nangkep
00:26:21 - 00:26:23
Keresahannya sih, tau gak keresahan
00:26:23 - 00:26:25
Yang besar sama LPDP
00:26:25 - 00:26:27
Adalah apakah
00:26:27 - 00:26:29
LPDP ini
00:26:31 - 00:26:33
Istilahnya
00:26:33 - 00:26:35
Sudah
00:26:35 - 00:26:37
Menjalankan tugasnya dengan benar
00:26:37 - 00:26:39
Artinya
00:26:39 - 00:26:41
Ada banyak
00:26:41 - 00:26:43
Permintaan
00:26:43 - 00:26:45
Atau setidaknya ada banyak suara
00:26:45 - 00:26:47
Di kalangan publik yang mempertanyakan LPDP
00:26:47 - 00:26:49
Terkait siapa yang dapet
00:26:49 - 00:26:51
Kenapa lu biarin orang keluar negeri
00:26:51 - 00:26:53
Terus gak balik-balik
00:26:53 - 00:26:55
Soalnya kan LPDP tuh syaratnya adalah
00:26:55 - 00:26:57
Ini gue kasih
00:26:57 - 00:26:59
Tapi lu harus balik lagi ke Indonesia
00:26:59 - 00:27:01
Nah yang sering terjadi adalah
00:27:01 - 00:27:03
Yang sering terjadi adalah
00:27:03 - 00:27:05
Setelah keluar negeri gak mau balik ke Indonesia
00:27:05 - 00:27:07
Terus dipikirin tuh
00:27:07 - 00:27:09
Di akal-akalin gimana caranya
00:27:09 - 00:27:11
Dia bisa tetep ada di luar negeri
00:27:11 - 00:27:13
Ada masanya mereka
00:27:13 - 00:27:15
Pulang dulu bentar, jadi misalkan nih
00:27:15 - 00:27:17
Gue petunjukan LPDP
00:27:17 - 00:27:19
Terus gue tinggalnya di New York gitu
00:27:19 - 00:27:21
Kuliahnya di New York
00:27:21 - 00:27:23
Happy kuliah di New York, gue dapet pekerjaan
00:27:23 - 00:27:25
Di New York, tapi aturan LPDP
00:27:25 - 00:27:27
Menyatakan gue mesti balik dulu
00:27:27 - 00:27:29
Gue bilang sama pemerintah pekerjaan gue balik dulu bentar ya
00:27:29 - 00:27:31
Tapi jangan lepasin status gue
00:27:31 - 00:27:33
Oke kata kantornya dia balik ke Indonesia
00:27:33 - 00:27:35
Sehingga sah bahwa dia balik ke Indonesia
00:27:35 - 00:27:37
Abis itu dia cabut lagi ke luar negeri
00:27:39 - 00:27:41
Secara aturan tidak ada yang dilanggar
00:27:41 - 00:27:43
Emang ada loophole, cuman kan secara gagasan
00:27:43 - 00:27:45
Pengennya sih lu gak keluar negeri
00:27:45 - 00:27:47
Untuk kerja ya, pengennya lu disini
00:27:47 - 00:27:49
Dan ngebangun di Indonesia
00:27:49 - 00:27:51
Nah ini yang kayak gini-gini tuh gak ada abisnya
00:27:51 - 00:27:53
Ditambah lagi sentimen
00:27:53 - 00:27:55
Orang-orang yang gak dapet LPDP
00:27:55 - 00:27:57
LPDP
00:27:57 - 00:27:59
Muncul lagi tuh barisan sakit hati dan seterusnya
00:27:59 - 00:28:01
Ya segitu aja dulu
00:28:01 - 00:28:03
Terima kasih banyak, ngomong-ngomong
00:28:03 - 00:28:05
Soal
00:28:05 - 00:28:07
Keluar negeri
00:28:07 - 00:28:09
Gue akan kembali jalan tour
00:28:09 - 00:28:11
Mens Riaz Trap Company Tour, rencananya sih ada
00:28:11 - 00:28:13
Keluar negerinya juga, tapi untuk saat ini
00:28:13 - 00:28:15
Yang udah diumumkan adalah
00:28:15 - 00:28:17
Tanggal
00:28:17 - 00:28:19
Bulan Agustus 2025
00:28:19 - 00:28:21
Mens Riaz Trap Company Special akan dilakukan
00:28:21 - 00:28:23
Di Indonesia Arena, di depan 10 ribu orang
00:28:23 - 00:28:25
Dan di luar itu
00:28:25 - 00:28:27
Gue ke 10 kota, itu adalah
00:28:27 - 00:28:29
Bogor, Bandung
00:28:29 - 00:28:31
Semarang, Jogja
00:28:31 - 00:28:33
Surabaya, Denpasar
00:28:35 - 00:28:37
Balikpapan, Makassar
00:28:37 - 00:28:39
Palembang, dan Kota Medan
00:28:39 - 00:28:41
Informasinya ada di mensria.id
00:28:41 - 00:28:43
Penjualan tiket 10 Agustus 2024
00:28:45 - 00:28:47
Penjualan tiket untuk semua kota tadi, 11 kota itu
00:28:47 - 00:28:49
Dibukanya 10 Agustus 2024
00:28:49 - 00:28:51
Berapa harga tiketnya
00:28:51 - 00:28:53
Silahkan cek di mensria.id
00:28:53 - 00:28:55
Dimana di mensria.id
00:28:55 - 00:28:57
Gue akan ngomongin soal politik
00:28:57 - 00:28:59
Itu aja dari gue, terima kasih banyak
00:28:59 - 00:29:21
Sampai ketemu di episode berikutnya, thank you, bye
Buka semua fitur dengan download aplikasi Noice
Kunjungi App