Semua Episode
Terbaru
See More
Semua
Season 33
Season 4
Season 3
Season 2
Season 1
Podcast The Cho Sisters Season 4
Memulai Lagi di Usia 40+

Memulai Lagi di Usia 40+

Podcast The Cho Sisters

Tanpa janjian, sejak awal tahun Cho Rijo dan Cho Sweeney ternyata sedang mengerjakan proyek yang sama: bikin “mesin uang” baru. Di episode kali ini, Cho Sweeney cerita tentang proses yang sedang dijalani — proses yang mungkin juga sedang (atau diam-diam ingin) dijalani banyak kita yang di usia 40-an: mulai lagi. Proses ini mengajarkan bahwa kita masih bisa memulai apa pun di usia berapa pun. Tapi , seperti biasa, pastinya ada terms & conditions applied. Pertama: motivasinya harus kuat. Bukan cuma “pengen punya uang tambahan”, tapi untuk apa uang itu. Supaya bisa bantu pasangan, anak, orang tua, atau sekadar memberi rasa aman buat diri sendiri. Kedua: menerima kenyataan pahit tapi nyata— kita sudah tidak selincah dulu. Belajar hal baru sekarang butuh kopi, jeda napas, dan mood berlapis. Jadi ekspektasi perlu diturunkan sedikit, supaya tetap jalan. Ketiga: dukungan orang rumah. Karena jujur saja, setiap proses upgrade hidup pasti ada “tumbal”. Dan yang paling sering jadi korban? Waktu masak, waktu beberes, dan pastinya sebagian dari waktu rebahan yang sakral itu. Kabar baiknya, kita hidup di era di mana kita bisa menghasilkan uang dengan menjadi diri sendiri — melakukan hal yang kita bisa, yang kita suka, dan yang masuk akal untuk dijalani. Jadi, untuk Abang, Kakak, Adik pendengar, yuk upgrade skill pelan-pelan. Memang capek. Kadang ragu. Kadang pengen udahan. Namun semoga langkah kecil hari ini adalah awal dari masa depan yang lebih ringan dan lebih manis. Karena di usia 40-an, hidup bukan selesai, justru plot twist-nya baru dimulai. Selamat mendengarkan! #lifeat40 #mulailagi #podcasterindonesia #mesinuang #moneymachine
1 Jam
CheckAdd to QueueDownload
Mamak-Mamak Jaman Now

Mamak-Mamak Jaman Now

Podcast The Cho Sisters

Mau si anak masuk generasi mana pun—Gen Z, Alpha, Beta—selalu ada peran mamak dengan pola asuhnya masing-masing. Ada yang memperlakukan anaknya sebagai individu mandiri, menyerahkan pengaturan jadwal dan kegiatan sepenuhnya kepada si anak. Namun dalam praktiknya, tidak semua anak siap memegang komitmen dan tanggung jawab sebesar itu. Ada yang tegas banget. Aturan jelas, standar tinggi. Tapi kalau konsistensinya naik-turun, anak akhirnya cuma tertib kalau lagi diawasi. Begitu radar mamaknya off… ya balik lagi ke mode hemat energi nan moody. Ada juga yang panik ketika urusan sekolah tidak berjalan sesuai harapan—buku hilang, tugas tinggal, nilai tak sempurna—yang kadang membuat si mamak “merusuh” di grup sekolah. Pastinya, semua itu lahir dari cinta, kepedulian, dan keinginan agar anak mendapat yang terbaik. Karena pada dasarnya setiap mamak ingin memberikan apa yang dulu tidak ia dapatkan, atau memperjuangkan hal-hal yang ia anggap baik untuk masa depan anaknya. Namun di tengah semua usaha itu, mungkin ada satu hal yang tetap perlu dipastikan: menanamkan nilai dasar sopan santun dan tata krama—baik online maupun offline—yang sejak dulu tak pernah berubah maknanya. Sesederhana “maaf”, “tolong”, dan “terima kasih”. Kita semua lagi belajar. Nggak ada sekolah khusus jadi orang tua. Nggak ada kurikulum resmi buat jadi mamak yang sempurna. Yang ada cuma proses, trial-error, dan niat baik yang kadang kepeleset dikit. Kalau Kakak, Abang, dan Adik pendengar pernah ada di posisi itu—entah sebagai mamak, calon mamak, anak, guru, atau bahkan korban “mode hemat energi nan moody”—yuk share ceritamu ke email podcast.thechosisters@gmail.com, atau DM ke Instagram @podcast.thechosisters. Membesarkan generasi yang pintar itu penting. Tapi membesarkan generasi yang berkarakter adalah investasi jangka panjang. Selamat mendengarkan. #podcasterindonesia #spotifyindonesia #noicemaker #lifeat40 #mamakmamakjamannow
56 Menit
CheckAdd to QueueDownload
Buka semua fitur dengan download aplikasi Noice
Kunjungi App