Semua Episode
Terbaru
See More
Semua
Season 74
Season 73
Season 72
Season 71
Season 70
Season 69
Season 68
Season 67
Season 66
Season 65
Season 64
Season 63
Season 62
Season 61
Season 60
Season 59
Season 58
Season 57
Season 56
Season 55
Season 54
Season 53
Season 52
Season 51
Season 50
Season 49
Season 48
Season 47
Season 46
Season 45
Season 44
Season 43
Season 42
Season 41
Season 40
Season 39
Season 38
Season 37
Season 36
Season 35
Season 34
Season 33
Season 32
Season 31
Season 30
Season 29
Season 28
Season 27
Season 26
Season 25
Season 24
Season 23
Season 22
Season 21
Season 20
Season 19
Season 18
Season 17
Season 16
Season 15
Season 14
Season 13
Season 12
Season 11
Season 10
Season 9
Season 8
Season 7
Season 6
Season 5
Season 4
Season 3
Season 2
Season 1
Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian Season 74
Menjadi Fleksibel Tanpa Kompromi (既彈性而不妥協) - 21-9-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Mandarin

Menjadi Fleksibel Tanpa Kompromi (既彈性而不妥協) - 21-9-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Mandarin

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

哥林多後書 3:2-3 3:2 你們就是我們的薦信,寫在我們的心裡,被眾人所知道所念誦的。 3:3 你們明顯是基督的信,藉著我們修成的:不是用墨寫的,乃是用永生神的靈寫的;不是寫在石版上,乃是寫在心版上。 我認識一位六十多歲的男士, 他正在參加慕道班, 準備接受洗禮。當被問及為何信奉上帝並要接受洗禮時, 他回答說 : “我要信主耶穌, 因為我親眼目睹我的孩子信主後, 生活不但變得更好, 而且也更愛他的父母親。” 我從這位男士的回答中意識到一件事, 即我們作為信徒的生活, 周圍的人都能看得清清楚楚。 這正是使徒保羅在寫信給哥林多人的信息所言: 作為基督的信徒, 我們眾人都是基督的薦信 (哥林多後書3:2-3)。這封信不是用墨水寫的, 乃是用永生上帝的靈寫的。這意謂著,我們生命中的改變是上帝在我們裡面動工的結果。我們的生命見證了上帝奇妙的作為。眾人能從我們更新的品格、言語、態度和生活方式中看見基督。即使我們並不完美, 但眾人也能察覺到基督在我們生命中的作為。見證並非意謂著生活毫無軟弱, 而是生命在基督裡不斷被改變。正是這種生命改變的過程, 我們的家人和周圍的人都能察覺到。因此, 我們無需與他人比較。將今天的自己與過去的自己比較一下。我們生命中的改變是否能被周圍的人察覺到呢? 我們乃是基督的薦信, 敞開著被眾人所誦讀。 倘若我們的人生是一封信, 別人會從我們的生命中誦讀到什麼訊息? 我們的家人、朋友和鄰居會 “誦讀” 到些什麼呢? 當他們觀察我們的言語、態度和處理問題的方式時, 他們能否看見基督活在我們裡面呢? 即使我們犯了錯, 他們所察覺到的是謙卑地承認錯誤並改正, 還是傲慢為自己辯解呢? 讓我們祈求聖靈繼續改變我們的生命, 使他人能透過我們看見基督的愛。願我們的生命如同一封信, 能帶領世人更親近祂。 “我們的人生乃是世人正在誦讀的基督之信。” 作者 :椰嘉達基督徒會堂鐵橋堂會 – 游文靜傳道 翻譯員 : 蔡立基 默想的問題: 1. 如果今天我身邊最親近的人都誦讀著我的生活, 他們會觀察到什麼? 2. 今天, 至少做出一個具體的改變承諾, 讓我身邊的人都能從我的生活中誦讀到基督的品格。
4 Menit
CheckAdd to QueueDownload
Menjadi Fleksibel Tanpa Kompromi - 21-9-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Indonesia

Menjadi Fleksibel Tanpa Kompromi - 21-9-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Indonesia

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

Nats Alkitab : 2 Korintus 3:2-3 Penulis : G.I. Christine Yunita Seorang bapak yang saya kenal berusia sekitar 60tahunan mengikuti kelas katekisasi untuk menyiapkan diri menerima baptisan. Saat ditanya, kenapa mau percaya Tuhan dan dibaptis? Beliau menjawab : “ Saya mau percaya Tuhan Yesus karena melihat kehidupan anak saya yang berubah semakin baik dan sayang orang tua setelah dia menjadi orang Kristen.” Dari jawaban bapak ini, saya menyadari satu hal bahwa kehidupan kita sebagai orang percaya dilihat dengan jelas oleh orang di sekitar kita. Hal inilah yang disampaikan Rasul Paulus kepada jemaat di Korintus: sebagai orang percaya, kita adalah surat Kristus yang terbuka (2 Korintus 3:2-3). Surat itu bukan ditulis dengan tinta, tetapi oleh Roh Allah yang hidup. Artinya, perubahan dalam hidup kita adalah karya Tuhan di dalam diri kita. Hidup kita menjadi kesaksian tentang karya Tuhan yang ajaib. Orang lain dapat melihat Kristus melalui perubahan dalam karakter, perkataan, sikap, dan cara kita menjalani kehidupan. Walaupun kita belum sempurna, tetapi orang lain dapat melihat bahwa Kristus sedang bekerja dalam hidup kita. Kesaksian bukanlah hidup tanpa kelemahan, tetapi adalah hidup yang terus diubahkan oleh Kristus. Proses perubahan itulah yang dapat dilihat oleh keluarga dan orang-orang di sekitar kita. Karena itu, kita tidak perlu membandingkan diri kita dengan orang lain. Bandingkanlah diri kita hari ini dengan diri kita yang dulu. Apakah ada perubahan dalam hidup kita yang dapat dilihat oleh orang di sekitar kita? Kita adalah surat Kristus yang terbuka untuk dibaca oleh orang-orang di sekitar kita. Jika hidup kita adalah sebuah surat, pesan apa yang sedang dibaca orang lain melalui kehidupan kita? Apa yang "dibaca" oleh keluarga, teman, dan tetangga kita? Ketika mereka melihat perkataan, sikap, dan cara kita menghadapi masalah, apakah mereka dapat melihat Kristus yang hidup dalam diri kita? Bahkan ketika kita melakukan kesalahan, apakah mereka melihat kerendahan hati untuk mengakui dan memperbaikinya, atau justru kesombongan dan pembelaan diri? Mari berdoa agar Roh Kudus terus mengubahkan hidup kita, sehingga melalui kehidupan kita, orang lain dapat melihat kasih Kristus. Kiranya hidup kita menjadi surat yang membawa orang semakin dekat kepada-Nya. “Hidup kita adalah surat Kristus yang sedang dibaca oleh dunia” Pertanyaan untuk direnungkan: 1. Jika orang terdekat saya membaca kehidupan saya hari ini, apa yang akan mereka lihat? 2. Buatlah minimal satu komitmen konkret hari ini untuk berubah agar orang dekat saya membaca hidup saya yang sesuai dengan karakter Kristus.
3 Menit
CheckAdd to QueueDownload
Menjadi Segala Untuk Semua (為所有成就一切) - 20-9-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Mandarin

Menjadi Segala Untuk Semua (為所有成就一切) - 20-9-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Mandarin

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

歌林多前書9:19-23 9:19 我雖是自由的、無人轄管、然而我甘心作了眾人的僕人、為要多得人。 9:20 向猶太人、我就作猶太人、為要得猶太人.向律法以下的人、我雖不在律法以下、還是作律法以下的人、為要得律法以下的人。 9:21 向沒有律法的人、我就作沒有律法的人、為要得沒有律法的人.其實我在神面前、不是沒有律法、在基督面前、正在律法之下。 9:22 向軟弱的人、我就作軟弱的人、為要得軟弱的人.向甚麼樣的人、我就作甚麼樣的人.無論如何、總要救些人。 9:23 凡我所行的、都是為福音的緣故、為要與人同得這福音的好處。 與嬰兒說話並非容易的事, 尤其所談論的是印尼綜合股價指數, 如何創業, 或是其他複雜的話題。與嬰兒或幼兒講話, 需要順應他們的世界。需要用更柔和的語調, 以及簡單的詞彙。這種放下自我並做出調適自己並不意味著這成年人失去了他們的成熟度或是變得幼稚。這純粹是出於愛而做的, 為了讓孩子能夠明白所傳達的信息。 在我們所讀的經文中, 使徒保羅選擇放棄個人權力的舒適圈並將自己定位於眾人的”僕人”。他自覺地訓練心靈和文化的靈活性 : 為猶太人成為猶太人。保羅強調說 “為眾人成為一切” 這絕非信仰上的妥協, 而是徹底地順服為了贏得更多的人歸向基督。 在我們當今的多元且動態的社會中, 這呼籲如此接近與真實。 我們常常在不知不覺中, 看起來很呆版用著各種讓我們感到舒適的舊方式, 然而這反而成為別人的隔閡。讓我們在各自環境中, 無論是在工作場所、社區或是數位社群媒體上來訓練自己成為基督具有創意與適應力的見證人吧。 “為了將福音帶給一個民族, 就必須學習他們的思想方式, 並且以他們的心去感受, 為了基督的緣故照著他們原本的樣子去愛他們。” (尼古拉斯. 安德里亞尼 – 中蘇拉威西的宣教士) 作者 : 椰嘉達基督徒會堂安貝拉堂會 – 蘇偉帝傳道 翻譯 : 鄭愛群 默想的問題 : 1. 當你想要跟你周遭 的人分享信仰時, 在那方面你還是覺得很難調整自己(無論是言語、態度或是看法) ? 2. 在你腦海中浮現了那些具有創意和適應力的方法來與周遭的人分享信心 ?
5 Menit
CheckAdd to QueueDownload
Menjadi Segala Untuk Semua - 20-9-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Indonesia

Menjadi Segala Untuk Semua - 20-9-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Indonesia

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

Nats Alkitab : 1 Korintus 9:19-23 Penulis : G.I. Sih Widi Jeremia Sulit berbicara dengan anak bayi, apalagi kalau yang dibicarakan tentang IHSG, cara membangun bisnis, atau bahasan-bahasan rumit lainnya. Berbicara dengan bayi atau balita, perlu menyesuaikan dengan dunia mereka. Nada suara yang lebih lembut, dan kosakata yang sederhana. Tindakan menurunkan ego dan menyesuaikan diri ini bukan berarti orang dewasa tersebut kehilangan kedewasaannya atau berubah menjadi anak-anak. Hal itu dilakukan murni karena kasih, agar sang anak dapat mengerti pesan yang ingin disampaikan. Pada nas yang kita baca, Rasul Paulus memilih untuk melepaskan kenyamanan hak-hak pribadinya dan memosisikan diri sebagai “hamba” bagi semua orang. Ia secara sadar melatih kelenturan rohani dan budaya: menjadi seperti orang Yahudi bagi orang Yahudi. Paulus menegaskan bahwa “menjadi segala-galanya bagi semua orang” ini sama sekali bukanlah bentuk kompromi iman, melainkan sebuah ketaatan yang radikal demi memenangkan sebanyak mungkin orang bagi Kristus. Panggilan ini begitu dekat dan nyata dalam konteks kita hari-hari ini di tengah masyarakat majemuk dan dinamis. Seringkali, tanpa sadar, kita tampak kaku dengan berbagai cara lama yang sudah membuat kita nyaman, namun justru menjadi tembok bagi orang lain. Mari kita melatih diri untuk menjadi saksi Kristus yang kreatif dan adaptif di lingkungan kita masing-masing, baik di tempat kerja, komunitas, maupun di ruang digital media sosial "Untuk membawa Injil kepada suatu bangsa, seseorang harus belajar berpikir dengan cara berpikir mereka dan merasakan dengan hati mereka, mengasihi mereka sebagaimana adanya demi Kristus. " (Nicolaus Adriani – Misionaris di Sulawesi Tengah) 1. Dalam hal apa Anda merasa masih sulit menyesuaikan diri (baik dari segi bahasa, sikap, atau cara pandang) saat ingin berbagi tentang iman bagi orang di sekitar Anda? 2. Apa ide yang terbesit di benak Anda untuk berbagi tentang iman dengan cara yang kreatif dan adaptif bagi orang di sekitar Anda?
4 Menit
CheckAdd to QueueDownload
Teladan Yang Mengubah (帶來改變的榜樣) - 19-9-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Mandarin

Teladan Yang Mengubah (帶來改變的榜樣) - 19-9-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Mandarin

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

提多書 2:7-8 2:7 你自己凡事要顯出善行的榜樣;在教訓上要正直、端莊, 2:8 言語純全,無可指責,叫那反對的人,既無處可說我們的不是,便自覺羞愧。 一個年幼的孩子注意到母親每逢主日總是提早起床,在準備早餐和沐浴, 並穿上最好的衣服去敬拜、事奉上帝。如此的榜樣激勵了孩子每逢主日早起、梳洗, 並且做好去教會的準備。隨著孩子長大, 母親在敬拜和服事上的忠心, 也同樣激勵他忠心地事奉上帝。 使徒保羅在提多書2章7節說 : “你自己凡事要顯出善行的榜樣; 在教訓上要正直、端莊。”這段經文以使徒保羅對上帝會眾的種種勸勉, 勉勵他們當遵行上帝的旨意開始。在第7節經文中, 使徒保羅不僅要求提多教導人行善, 更要求他以身作則, 在各樣事上顯出善行的榜樣。在教學中, “端莊”意謂著所教的內容必須付諸實踐, 因教學與實踐之間是相稱的。榜樣則體現在行動、真誠、正直和造就人的言語上。要成為榜樣, 我們無需完美, 但我們的生活必須顯明我們是真心跟隨著基督。別人或許不會因我們的勸勉而改變, 但我們始終如一的生活方式卻能影響些人, 促使他們效仿, 甚至行得更好。帶來生命改變的榜樣不是完美的人生, 而是始終如一地順服上帝, 並繼續為基督而活。 弟兄姊妹們, 我們信主也許有些年日了, 但我們有沒有將所學到的真理付諸實踐, 並把它們教導我們的家人呢? 讓我們審視一下我們的生活, 是否符合上帝的真理? 在家中, 我們是否活出愛與忍耐? 在工作職場中, 我們能否樹立誠實與盡責的榜樣? 而在憤怒時, 我們又是否能克制自己的言語? 別只談及愛, 更要活出基督的愛。弟兄姊妹們, 來吧, 讓我們以行善作為眾人的榜樣。 “一個榜樣勝過於千言萬語更能使人改變。” 作者 :椰嘉達基督徒會堂鐵橋堂會 – 游文靜傳道 翻譯員 : 蔡立基 默想的問題: 1. 反思一下, 我在人生中有哪些方面沒有為周圍的人樹立好榜 樣? 2. 我能做出哪些承諾來為身邊的人樹立好榜樣?
5 Menit
CheckAdd to QueueDownload
Teladan Yang Mengubah - 19-9-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Indonesia

Teladan Yang Mengubah - 19-9-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Indonesia

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

Nats Alkitab : Titus 2:7-8 Penulis : G.I. Christine Yunita Seorang anak kecil melihat ibunya setiap Minggu selalu bangun pagi untuk menyiapkan sarapan, mandi dan memakai baju terbaik untuk beribadah dan melayani Tuhan. Teladan ini memuat anak ini terbiasa bangun pagi, mandi dan menyiapkan diri setiap Minggu untuk siap ke gereja. Hingga anak ini dewasa, teladan kesetiaan ibunya dalam ibadah dan melayani mendorong dia untuk setia melayani Tuhan. Dalam Titus 2:7, rasul Paulus berkata: “jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu”. Perikop ini diawali dengan berbagai nasehat rasul Paulus kepada jemaat Tuhan untuk hidup sesuai dengan kehendak Tuhan. Di ayat 7, rasul Paulus tidak hanya meminta Titus mengajarkan apa yang baik, Ia juga meminta Titus menjadi teladan dalam berbuat baik. Kata bersungguh-sungguh dalam pengajaran, artinya apa yang diajarkan harus dilakukan. Ada keselarasan antara pengajaran dan tindakan. Teladan terlihat dalam perbuatan, kesungguhan, ketulusan dan perkataan yang sehat. Untuk menjadi teladan, kita tidak perlu sempurna, namun kehidupan kita harus menunjukkan bahwa kita sungguh-sungguh sedang mengikuti Kristus. Orang lain belum tentu bisa berubah karena nasehat kita, tetapi kehidupan kita yang konsisten dapat mempengaruhi hidup seseorang untuk melakukan hal yang sama bahkan lebih baik lagi. Teladan yang mengubah hidup, bukanlah kehidupan yang sempurna, melainkan kehidupan yang konsisten untuk taat pada Tuhan dan terus hidup bagi Kristus. Saudara, kita mungkin sudah menjadi orang Kristen sekian lama, tetapi apakah hidup kita sudah melakukan apa yang kita baca dan ajarkan kepada orang rumah? Mari periksa hidup kita, apakah hidup kita sudah selaras dengan Firman Tuhan? Di rumah, apakah kita menghidupi kasih dan kesabaran? Dalam pekerjaan, apakah kita menjadi teladan dalam kejujuran dan tanggung jawab? Saat marah, apakah kita tetap dapat mengendalikan kata-kata kita? Jangan hanya berbicara tentang kasih, tetapi hidupilah kasih Kristus. Mari saudara, jadikan diri kita teladan dalam berbuat baik. “1 teladan lebih Mengubah dari 1000 kata-kata” Pertanyaan untuk direnungkan: 1. Renungkan pada bagian mana dalam hidup saya yang tidak menjadi teladan bagi orang sekitar? 2. Komitmen apa yang bisa saya lakukan untuk dapat menjadi teladan bagi orang terdekat saya?
3 Menit
CheckAdd to QueueDownload
Menjadi Surat Kristus - 18-9-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Indonesia

Menjadi Surat Kristus - 18-9-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Indonesia

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

Nats Alkitab : 2 Korintus 3:2-3 Penulis : G.I. Christine Yunita Seorang bapak yang saya kenal berusia sekitar 60tahunan mengikuti kelas katekisasi untuk menyiapkan diri menerima baptisan. Saat ditanya, kenapa mau percaya Tuhan dan dibaptis? Beliau menjawab : “ Saya mau percaya Tuhan Yesus karena melihat kehidupan anak saya yang berubah semakin baik dan sayang orang tua setelah dia menjadi orang Kristen.” Dari jawaban bapak ini, saya menyadari satu hal bahwa kehidupan kita sebagai orang percaya dilihat dengan jelas oleh orang di sekitar kita. Hal inilah yang disampaikan Rasul Paulus kepada jemaat di Korintus: sebagai orang percaya, kita adalah surat Kristus yang terbuka (2 Korintus 3:2-3). Surat itu bukan ditulis dengan tinta, tetapi oleh Roh Allah yang hidup. Artinya, perubahan dalam hidup kita adalah karya Tuhan di dalam diri kita. Hidup kita menjadi kesaksian tentang karya Tuhan yang ajaib. Orang lain dapat melihat Kristus melalui perubahan dalam karakter, perkataan, sikap, dan cara kita menjalani kehidupan. Walaupun kita belum sempurna, tetapi orang lain dapat melihat bahwa Kristus sedang bekerja dalam hidup kita. Kesaksian bukanlah hidup tanpa kelemahan, tetapi adalah hidup yang terus diubahkan oleh Kristus. Proses perubahan itulah yang dapat dilihat oleh keluarga dan orang-orang di sekitar kita. Karena itu, kita tidak perlu membandingkan diri kita dengan orang lain. Bandingkanlah diri kita hari ini dengan diri kita yang dulu. Apakah ada perubahan dalam hidup kita yang dapat dilihat oleh orang di sekitar kita? Kita adalah surat Kristus yang terbuka untuk dibaca oleh orang-orang di sekitar kita. Jika hidup kita adalah sebuah surat, pesan apa yang sedang dibaca orang lain melalui kehidupan kita? Apa yang "dibaca" oleh keluarga, teman, dan tetangga kita? Ketika mereka melihat perkataan, sikap, dan cara kita menghadapi masalah, apakah mereka dapat melihat Kristus yang hidup dalam diri kita? Bahkan ketika kita melakukan kesalahan, apakah mereka melihat kerendahan hati untuk mengakui dan memperbaikinya, atau justru kesombongan dan pembelaan diri? Mari berdoa agar Roh Kudus terus mengubahkan hidup kita, sehingga melalui kehidupan kita, orang lain dapat melihat kasih Kristus. Kiranya hidup kita menjadi surat yang membawa orang semakin dekat kepada-Nya. “Hidup kita adalah surat Kristus yang sedang dibaca oleh dunia” Pertanyaan untuk direnungkan: 1. Jika orang terdekat saya membaca kehidupan saya hari ini, apa yang akan mereka lihat? 2. Buatlah minimal satu komitmen konkret hari ini untuk berubah agar orang dekat saya membaca hidup saya yang sesuai dengan karakter Kristus.
4 Menit
CheckAdd to QueueDownload
Menjadi Surat Kristus (成為基督的信) - 18-9-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Mandarin

Menjadi Surat Kristus (成為基督的信) - 18-9-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Mandarin

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

哥林多後書 3:2-3 3:2 你們就是我們的薦信,寫在我們的心裡,被眾人所知道所念誦的。 3:3 你們明顯是基督的信,藉著我們修成的:不是用墨寫的,乃是用永生神的靈寫的;不是寫在石版上,乃是寫在心版上。 我認識一位六十多歲的男士, 他正在參加慕道班, 準備接受洗禮。當被問及為何信奉上帝並要接受洗禮時, 他回答說 : “我要信主耶穌, 因為我親眼目睹我的孩子信主後, 生活不但變得更好, 而且也更愛他的父母親。” 我從這位男士的回答中意識到一件事, 即我們作為信徒的生活, 周圍的人都能看得清清楚楚。 這正是使徒保羅在寫信給哥林多人的信息所言: 作為基督的信徒, 我們眾人都是基督的薦信 (哥林多後書3:2-3)。這封信不是用墨水寫的, 乃是用永生上帝的靈寫的。這意謂著,我們生命中的改變是上帝在我們裡面動工的結果。我們的生命見證了上帝奇妙的作為。眾人能從我們更新的品格、言語、態度和生活方式中看見基督。即使我們並不完美, 但眾人也能察覺到基督在我們生命中的作為。見證並非意謂著生活毫無軟弱, 而是生命在基督裡不斷被改變。正是這種生命改變的過程, 我們的家人和周圍的人都能察覺到。因此, 我們無需與他人比較。將今天的自己與過去的自己比較一下。我們生命中的改變是否能被周圍的人察覺到呢? 我們乃是基督的薦信, 敞開著被眾人所誦讀。 倘若我們的人生是一封信, 別人會從我們的生命中誦讀到什麼訊息? 我們的家人、朋友和鄰居會 “誦讀” 到些什麼呢? 當他們觀察我們的言語、態度和處理問題的方式時, 他們能否看見基督活在我們裡面呢? 即使我們犯了錯, 他們所察覺到的是謙卑地承認錯誤並改正, 還是傲慢為自己辯解呢? 讓我們祈求聖靈繼續改變我們的生命, 使他人能透過我們看見基督的愛。願我們的生命如同一封信, 能帶領世人更親近祂。 “我們的人生乃是世人正在誦讀的基督之信。” 作者 :椰嘉達基督徒會堂鐵橋堂會 – 游文靜傳道 翻譯員 : 蔡立基 默想的問題: 1. 如果今天我身邊最親近的人都誦讀著我的生活, 他們會觀察到什麼? 2. 今天, 至少做出一個具體的改變承諾, 讓我身邊的人都能從我的生活中誦讀到基督的品格。
5 Menit
CheckAdd to QueueDownload
Integritas Yang Menjadi Kesaksian (以行事正直作見證) - 17-9-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Mandarin

Integritas Yang Menjadi Kesaksian (以行事正直作見證) - 17-9-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Mandarin

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

但以理書 6:4-5 6:4 那時,總長和總督尋找但以理誤國的把柄,為要參他;只是找不著他的錯誤過失,因他忠心辦事,毫無錯誤過失。 6:5 那些人便說:“我們要找參這但以理的把柄,除非在他上帝的律法中就尋不著。” 有一天, 我騎摩托車載著小兒子去我母親家。路途中, 我們買了些糕點。離開商店後,我才發現店家多找了我許多零錢。我便立刻折返把多出的零錢還給老闆。透過這個簡單的舉動, 我在教導我的孩子, 誠實和正直並不在於是否有人在看, 而是在於我們活在全能上帝的面前。 但以理生活在不認識上帝的異國環境中。他是一位誠實、負責任且敬畏上帝的官員。其他官員因嫉妒他, 便試極力找他的把柄。然而, 但以理6章4節說, 他們找不著他的錯誤過失, 因他忠心辦事, 毫無錯誤過失。但以理不僅因虔誠敬拜上帝而顯出美好的靈性, 在履行職責上也值得信賴。王甚至委以他治理通國的重任。對但以理而言, 他對上帝的信仰體現在他的工作與職責中。這就是信徒的正直, 即無論人前人後, 都要始終做正確的事。我們的見證不僅建立在敬拜或論及上帝之時, 也要建立在誠實、負責,以及在我們每天所做的每個小決定中。行事正直會讓生命發話, 即使我們不曾提及信仰。 弟兄姊妹們, 讓我們效法但以理, 學習他在日常生活中實踐上帝的話語。他所做的一切,都是基於敬畏上帝。讓我們在工作中誠實守信, 認真履行每一項委託的職責。讓我們活出正直的人生。即使無人監督, 也要保持忠誠。明智地運用金錢與時間, 並履行好職責。世人的讚揚與評估極其有限, 但在上帝面前過公義與正直的生活, 最為重要。透過正直的生活,我們的生命將成為我們周圍人眼中美好的見證。 “行事正直,能使福音的見證更具有信服力。” 作者 :椰嘉達基督徒會堂鐵橋堂會 – 游文靜傳道 翻譯員 : 蔡立基 默想的問題: 1. 你認為上帝如何評判你在祂面前正直的品格? 2. 我的家人是否能從我每天與他們一起實踐的信仰中看到正直 的榜樣?
5 Menit
CheckAdd to QueueDownload
Integritas Yang Menjadi Kesaksian - 17-9-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Indonesia

Integritas Yang Menjadi Kesaksian - 17-9-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Indonesia

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

Nats Alkitab : Daniel 6:4-5 Penulis : G.I. Christine Yunita Suatu hari saya mengantar anak bungsu saya dengan motor ke rumah mama. Di perjalanan, kami membeli beberapa kue. Setelah meninggalkan toko, saya baru menyadari uang kembalian yang saya terima ternyata kelebihan. Saya segera memutar balik dan mengembalikannya. Melalui tindakan sederhana itu, saya sedang mengajarkan kepada anak saya bahwa kejujuran dan integritas tidak bergantung pada ada atau tidaknya orang yang melihat, tetapi karena kita hidup di hadapan Tuhan yang Maha Tahu. Daniel hidup di tengah lingkungan orang-orang yang tidak percaya kepada Allah. Ia adalah pejabat yang jujur, bertanggung jawab dan takut akan Tuhan. Para pejabat lain yang iri kepadanya berusaha mencari kesalahannya. Namun Daniel 6:4 mengatakan bahwa mereka tidak menemukan kesalahan apa pun dalam dirinya, karena ia setia dan tidak didapati suatu kelalaian atau kesalahan padanya. Daniel bukan hanya orang yang terlihat rohani karena taat beribadah pada Allahnya, tetapi dapat dipercaya dalam menjalankan tanggung jawabnya. Raja bahkan mempercayakan kepadanya tugas yang besar dalam pemerintahannya. Bagi Daniel, iman kepada Tuhan terlihat dalam cara ia bekerja dan menjalankan tanggung jawabnya. Inilah integritas sebagai orang percaya, yaitu tetap melakukan hal yang benar, baik ketika ada yang melihat maupun ketika tidak ada yang melihat. Kesaksian kita tidak hanya dibangun ketika kita beribadah atau berbicara tentang Tuhan, tetapi juga melalui kejujuran, tanggung jawab, dan keputusan-keputusan kecil setiap hari. Integritas membuat hidup kita berbicara, bahkan ketika kita tidak sedang berbicara tentang iman. Saudara, mari kita belajar dari Daniel yang menghidupi Firman Tuhan dalam hidupnya sehari-hari. Apa yang dikerjakan selalu didasari dengan takut akan Tuhan. Mari Jujur dalam pekerjaan, menepati janji, bertanggung jawab dalam setiap tugas yang dipercayakan kepada kita. Mari hidupi karakter berintegritas. Tetap setia walau tidak ada yang memeriksa. Gunakan uang, waktu dan tanggung jawab dengan benar. Pujian dan penilaian manusia sangat terbatas, tetapi hidup benar dan berintegritas di hadapan Allah, itu yang penting. Melalui hidup yang berintegritas, hidup kita akan menjadi kesaksian yang indah bagi orang sekitar kita. “Integritas membuat Injil terdengar lebih dapat dipercaya” Pertanyaan untuk direnungkan: 1. Menurutmu, bagaimana penilaian Tuhan untukmu berkaitan dengan integritasmu di hadapan-Nya? 2. Apakah keluarga saya melihat teladan integritas dari iman yang saya hidupi sehari-hari bersama mereka?
4 Menit
CheckAdd to QueueDownload
Buka semua fitur dengan download aplikasi Noice
Kunjungi App