Semua Episode
Terbaru
See More
Semua
Season 68
Season 67
Season 66
Season 65
Season 64
Season 63
Season 62
Season 61
Season 60
Season 59
Season 58
Season 57
Season 56
Season 55
Season 54
Season 53
Season 52
Season 51
Season 50
Season 49
Season 48
Season 47
Season 46
Season 45
Season 44
Season 43
Season 42
Season 41
Season 40
Season 39
Season 38
Season 37
Season 36
Season 35
Season 34
Season 33
Season 32
Season 31
Season 30
Season 29
Season 28
Season 27
Season 26
Season 25
Season 24
Season 23
Season 22
Season 21
Season 20
Season 19
Season 18
Season 17
Season 16
Season 15
Season 14
Season 13
Season 12
Season 11
Season 10
Season 9
Season 8
Season 7
Season 6
Season 5
Season 4
Season 3
Season 2
Season 1
Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta Season 68
new content badge
play icon

0

5-3-2026 - 失败中的信心 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

5-3-2026 - 失败中的信心 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta

箴言 24:16 24:16 因为义人虽七次跌倒,仍必兴起,恶人却被祸患倾倒。 失败时常留下深刻的伤害。失去的希望和看似毫无结果的努力会摧毁自信甚至动摇信心。在这样的情况中,关于自我价值,奋斗的意义以及上帝的存在的问题时常会浮现出来并困扰我们的内心;为什么结果与预期的不符,是否我们的奋斗有意义或上帝还与我们同在吗? 在我们可能感受到的失败和失望之中,今天上帝的话语提醒我们虽然义人跌倒也不让他永久仆倒因为上帝亲手搀扶他的生命。从上帝的角度来看,失败并不意味着信心的终结,而是上帝允许我们的一段属灵旅程的一部分用来塑造我们。透过失败, 上帝解除我们的傲慢,满足自己的能力,和对人类力量的依赖。当我们的计划失败时, 上帝正在指引我们的心来再次仰望祂。真正的成功不取决于莫大的成就,而是凭着忠诚站起来,悔改,并继续与上帝同行。在失败中,我们得知上帝的恩典慈爱永远不会因我们的软弱而改变正是透过这种痛苦的过程,信心才能被塑造,变得更加谦卑, 更加敏锐地聆听上帝的声音,并越来越依赖祂的同在。属灵上的成熟往往不是源于成功, 而是源于愿意从失败中被塑造。 因此, 如果你们正在处于失败的挣扎, 别让失望占据你的心, 夺走你的盼望。起来吧, 以谦卑的态度回到上帝的身边。承认自己的局限, 把创伤交托, 并相信上帝在你生命中的作为还没有结束。祂并没有拒绝那些带着破碎的心来到祂面前的人。经历失败纯化的信心会培养出坚定性, 对上帝旨意的敏锐感知以及更加真诚的顺服。从失败中上帝塑造我们成为不轻易放弃的人, 但在满怀新希望中忠诚的与祂同行, 并不断地见证祂恢复的恩典。 “当我们跌倒时,上帝的恩典并不会减少; 正是在跌倒中,恩典才会彰显出来。”— 迪特里希·潘霍华 — 作者 : 椰嘉達基督徒會堂安貝拉堂會 – 腓力傳道 翻譯 : 赖利南 默想的问题: 1. 经历这次失败之后,我对上帝的看法有什么改变? 2. 如果上帝透过这次失败向我说话,祂可能想对我个人说什么?
5 Menit
CheckAdd to QueueDownload
play icon

0

dot icon

10 jam lalu

5-3-2026 - Beriman Di Tengah Kegagalan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

5-3-2026 - Beriman Di Tengah Kegagalan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta

Nats Alkitab : Amsal 24:16 Penulis : G.I. Pilipus Ferdinand Kegagalan sering meninggalkan luka yang dalam. Harapan yang pupus dan jerih payah yang seolah tak membuahkan hasil dapat meruntuhkan rasa percaya diri, bahkan menggoyahkan iman. Dalam situasi seperti itu, pertanyaan tentang nilai diri, makna perjuangan, dan penyertaan Tuhan sering muncul dan mengusik hati kita: apakah perjuangan kita berarti, apakah Tuhan masih menyertai, mengapa hasilnya tidak seperti yang diharapkan? Di tengah rasa gagal dan kecewa yang mungkin sedang kita rasakan, firman Tuhan hari ini mengingatkan kita bahwa sekalipun orang benar jatuh, ia tidak akan dibiarkan tergeletak untuk selamanya, sebab Tuhan sendiri yang menopang hidupnya. Dari kacamata Tuhan, kegagalan bukanlah penanda berakhirnya iman, melainkan bagian dari perjalanan rohani yang Tuhan izinkan untuk membentuk kita. Melalui kegagalan, Tuhan melucuti kesombongan kita, rasa mampu sendiri, dan ketergantungan pada kekuatan manusia. Ketika rencana kita runtuh, Tuhan sedang mengarahkan hati kita untuk kembali berharap kepada-Nya. Keberhasilan sejati tidak ditentukan oleh pencapaian besar, tetapi oleh kesetiaan untuk bangkit, bertobat, dan melanjutkan langkah bersama Tuhan. Di tengah kegagalan, kita belajar bahwa kasih karunia Tuhan tidak pernah berubah oleh kelemahan kita. Justru melalui proses yang menyakitkan itulah iman dibentuk menjadi lebih rendah hati, peka terhadap suara Tuhan, dan semakin bersandar pada penyertaan-Nya. Kedewasaan rohani sering kali lahir bukan dari keberhasilan, melainkan dari kesediaan untuk dibentuk melalui kegagalan. Oleh karena itu, jika Saudara sedang bergumul dengan kegagalan, jangan biarkan kekecewaan menguasai hati dan merampas pengharapan. Bangkitlah dan kembalilah kepada Tuhan dengan sikap yang rendah hati. Akui keterbatasan, serahkan luka, dan percayalah bahwa Tuhan belum selesai berkarya dalam hidup Saudara. Ia tidak menolak orang yang datang kepada-Nya dengan hati yang hancur. Iman yang dimurnikan melalui kegagalan akan menumbuhkan keteguhan, kepekaan akan kehendak Tuhan, serta ketaatan yang lebih tulus. Dari kegagalan, Tuhan membentuk kita menjadi pribadi yang tidak mudah menyerah, tetapi setia berjalan bersama-Nya dalam pengharapan yang baru, sambil terus bersaksi tentang kasih karunia-Nya yang memulihkan. “Kasih karunia Tuhan tidak berkurang ketika kita jatuh; justru di sanalah kasih karunia itu dinyatakan - Dietrich Bonhoeffer” Pertanyaan untuk direnungkan: 1. Apa yang berubah dalam cara saya memandang Tuhan setelah mengalami kegagalan ini? 2. Jika Tuhan sedang berbicara melalui kegagalan ini, apa yang mungkin sedang Ia sampaikan kepada saya secara pribadi?
4 Menit
CheckAdd to QueueDownload
play icon

2

dot icon

1 hari lalu

4-3-2026 - Beriman Di Tengah Tekanan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

4-3-2026 - Beriman Di Tengah Tekanan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta

Nats Alkitab : Yakobus 1:2-4 Penulis : G.I. Pilipus Ferdinand Tekanan hidup sering datang pada saat yang tidak kita duga. Masalah keluarga, beban pekerjaan, kondisi kesehatan, atau relasi yang retak dapat menggoyahkan ketenangan hati dan melemahkan iman. Dalam situasi seperti ini, bersukacita tentu bukan perkara mudah. Namun firman Tuhan hari ini menolong kita melihat bahwa tekanan hidup bukanlah penghalang pertumbuhan iman, melainkan alat yang Tuhan pakai untuk membentuk kedewasaan rohani. Dalam suratnya, Yakobus menantang orang percaya untuk merespons pencobaan dengan cara yang berbeda dari pola pikir dunia. Ia bahkan mengajak mereka memandang pencobaan sebagai sesuatu yang patut disambut dengan sikap bersyukur. Bagi orang dunia, nasihat ini terdengar aneh dan sulit diterima. Namun Yakobus menjelaskan bahwa di balik setiap pencobaan, Tuhan sedang mengerjakan proses penting, yaitu menumbuhkan ketekunan. Ketekunan bukanlah sikap menyerah tanpa usaha, tetapi kesediaan untuk tetap taat dan setia kepada Tuhan meskipun keadaan belum membaik. Ketika ketekunan itu bertumbuh dan bekerja secara utuh, iman pun dibentuk menjadi dewasa dan matang. Dari sini kita memahami bahwa iman yang tidak pernah melewati ujian mudah menjadi rapuh. Sebaliknya, tekanan hidup justru dipakai Tuhan untuk membangun iman yang kuat, tidak mudah goyah, dan tidak bergantung pada situasi. Melalui pencobaan, terlihat kualitas iman yang sungguh-sungguh hidup dalam keseharian kita. Jemaat yang terkasih, saat tekanan hidup datang, firman Tuhan mengingatkan kita untuk tidak lekas putus asa atau larut dalam keluhan. Sebaliknya, kita diajak untuk tetap percaya bahwa Tuhan sedang bekerja, meskipun hasilnya belum terlihat. Daripada hanya menuntut jalan keluar yang cepat, marilah kita memohon hati yang tekun dan setia kepada Tuhan. Percayalah bahwa setiap tekanan yang kita alami tidak pernah sia-sia. Tuhan memakainya sebagai sarana untuk membentuk iman yang lebih dewasa dan karakter yang semakin serupa dengan kehendak-Nya. Iman yang teruji akan menghasilkan kehidupan yang kuat, bertahan dalam kebenaran, dan semakin menyenangkan hati Tuhan. “Tuhan menguji iman kita bukan untuk menghancurkannya, melainkan untuk menguatkan dan meneguhkannya - John Calvin” Pertanyaan untuk direnungkan: 1. Dalam area apa Tuhan mungkin sedang membentuk ketekunan dan kedewasaan iman saya melalui situasi yang tidak mudah ini? 2. Dalam tekanan yang sedang saya hadapi, langkah ketaatan apa yang dapat saya lakukan hari ini, meskipun keadaan belum berubah?
4 Menit
CheckAdd to QueueDownload
play icon

0

dot icon

1 hari lalu

4-3-2026 - 在壓力中的信心 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

4-3-2026 - 在壓力中的信心 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta

雅各書 1:2–4 1:2 我的弟兄們、你們落在百般試煉中、都要以為大喜樂. 1:3 因為知道你們的信心經過試驗、就生忍耐。 1:4 但忍耐也當成功、使你們成全完備、毫無缺欠。 生活中的壓力往往在我們最意想不到的時候到來。家庭問題、工作壓力、健康問題或人際關係破裂都可能動搖內心的平靜,削弱我們的信心。在這種情況下,喜樂的確不容易。但今天上帝的話語幫助我們明白,生活的壓力並非信心成長的障礙,而是上帝用來塑造我們屬靈成熟的工具。 在信中,雅各挑戰信徒以不同於世俗的思考方式來應對試煉。他甚至鼓勵他們以感恩之心迎接試煉。對世人來說,這樣的勸勉聽起來很奇怪且難以接受。但雅各解釋說,每一次試煉的背後,上帝都在進行一項至關重要的工作, 即增長忍耐。忍耐不是未經嘗試就放棄的態度,而是在沒有好轉的情況下,仍然順服且忠於上帝。當忍耐不斷增長並成全完備地工作時,信心就會被塑造變得成長和成熟。由此可見,從未經歷過試驗的信心很容易變得脆弱。反之,上帝會使用生活的壓力來建立一種堅定不移、不依賴環境的信心。透過試煉,我們才能看到真正體現在我們日常生活中信心的品質。 親愛的會眾們,當生活壓力來臨時,上帝的話語提醒我們不要很快地絕望,也不要沉溺於抱怨。相反地,我們要保持信心,相信上帝正在動工,即使還看不見結果。與其只要求快速解決問題的方法,不如祈求一顆堅持不懈、忠於上帝的心。要相信我們所經歷的每一次壓力都不會徒然。上帝會使用它來塑造我們更成熟的信心和更符合祂旨意之品格的方法。歷經試驗的信心會帶來堅強的人生,在真理中堅定不移,並越來越蒙上帝喜悅。 “上帝試煉我們的信心,不是為了摧毀它,而是為了增强和堅固它。” 約翰·加爾文 作者 : 椰嘉達基督徒會堂安貝拉堂會 – 腓力傳道 翻譯 : 黃瓊楓 默想的問題 : 1. 即使情況並不容易,上帝可能在哪些方面塑造我的忍耐和信心的成熟? 2. 面對我所承受的壓力,即使情況未有改變,我今天可以採取哪些順服的行動?
5 Menit
CheckAdd to QueueDownload
play icon

0

dot icon

2 hari lalu

3-3-2026 - 上帝掌控著試煉之烈火 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

3-3-2026 - 上帝掌控著試煉之烈火 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta

以賽亞書43:2 43:2 你從水中經過、我必與你同在.你逿過江河、水必不漫過你.你從火中行過、必不被燒、火焰也不着在你身上。 多人雖然對上帝滿有信心,但在突如其來的試煉面前,仍然會感到恐懼。這並非因為他們的信心已經消失,而是因為沒有人知道前方的路究竟有多艱難。在這些挑戰和信心的試煉中,今天上帝的話語提醒我們,上帝並沒有應許我們一條沒有烈火的道路,但祂應許與我們同在,陪伴我們走過試煉的烈火。 今天的經文也強調了這個真理。上帝藉著先知以賽亞向當時正承受著巨大的壓力,對未來充滿不確定的以色列百姓說話。他們面臨的威脅並不小,而是一些將撼動他們的安全感和信任感的事情。在他們經歷信心試煉的過程中,上帝並沒有應許祂的子民免於深水或烈火。但祂保證所面臨的的一切都不能毀滅他們。水和火象徵著各種苦難、人生的艱辛以及試煉信心堅固的困境。上帝的應許不在於問題的消失,而在於祂在子民的掙扎中信實的同在和陪伴。他宣稱自己是掌管萬物包括信心試煉的烈火之上帝。祂深知祂子民力量的極限,不容許他們的信心崩潰。正是在這種壓力之下,信心得以純净,信任得以增強,與上帝的關係透過對祂同在的真實體驗而加深。 所以,當同樣的信心試煉臨到我們身上時,要記得我們並非孤單一人。眼前的水或許令人感到即將滅頂,烈火或許令人感到灼熱難耐,但上帝仍掌控一切。因此,要學會將一切信賴都交托給祂,而不是依靠自己的能力。在禱告中將一切恐懼和焦慮帶到上帝面前, 並緊握住祂話語中的應許。在烈火中依然與上帝同行的信心不會導致毀滅,反而會以變得更加純净、更加堅強、更加充滿盼望脫離絕境。 “信心並非相信風暴會停止,而是確信上帝會指引我們渡過難關”提摩太.凱勒 作者 : 椰嘉達基督徒會堂安貝拉堂會 – 腓力傳道 翻譯 : 黃瓊楓 默想的問題 : 1. 目前,哪項信心試煉最讓我感到最顫抖或沒有安全感? 2. 在困境掙扎中,我可以採取哪些具體步驟來更倚靠上帝?
5 Menit
CheckAdd to QueueDownload
play icon

0

dot icon

3 hari lalu

2-3-2026 - 信心經過耐性等候被純淨 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

2-3-2026 - 信心經過耐性等候被純淨 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta

詩篇 40:1-2 40:1 我曾耐性等候耶和華.祂垂聽我的呼求。 40:2 祂從禍坑裡、從淤泥中、把我拉上來、使我的腳立在磐石上、使我腳步穩當。 等待往往是最令人精疲力竭、心力交瘁的時刻。我們虔誠祈禱,滿懷盼望,竭盡全力,但上帝的回應似乎遲遲不來。正是在這等待的過程中,信心經受著緩慢的試驗,不是透過驚天動地的大事,而是透過日復一日持續承受試驗的耐心。 這也是大衛親眼見證的。在今天的經文中,大衛見證了上帝如何將他從禍坑裡拉上來並使他的腳立在堅實的基礎上。然而,大衛意識到上帝的幫助並非突如其來。在上帝的幫助真正顯明之前,需要經歷漫長而疲憊的等待過程。換句話說,大衛意識到,耐性等候往往是純淨信心的一種方式,因為這樣我們學習在不知道上帝何時回應而仍然信靠祂。如此的情況下信心將受到真正的試驗: 我們是依舊仰望上帝,還是開始依靠自己的方法和力量。此外,在這段耐性等候期間,上帝揭示我們的內心,糾正我們隱藏的動機,並使我們真正依賴祂。此時信心得以加深,耐心得以鍛煉,盼望得以純淨,使其不再依賴快速的結果,而是紮根於上帝信實不變的性情之中。這個過程確實讓人感到沉重和疲憊,但正是透過這種耐性等候,屬靈上的成熟才能被建立在堅實的基礎上。 所以,如果你今天正在等候上帝的回應,別讓失望或絕望掌控你的心。即使你的禱告還沒有得到明確的回應,也要繼續不斷地抱持希望並忠心地向上帝禱告。使用這段等候期間,更深入地了解上帝並加強與祂的關係。請相信,上帝從不耽延,也從不食言。經過耐性等候被純淨的信心將結出堅定的盼望、內心的平靜安寧,以及非由環境決定的平安,乃是由相信上帝總會在祂完美的時間裡信實地行事所決定的。 “上帝很少匆忙行事,因為祂更注重塑造品格,過於僅僅賜予結果。”陶恕 作者 : 椰嘉達基督徒會堂安貝拉堂會 – 腓力傳道 翻譯 : 黃瓊楓 默想的問題 : 1. 在這段等候期間,我最難交托給上帝的是什麼? 2. 當感覺等候的時間過於漫長時,我的信心反應如何?
6 Menit
CheckAdd to QueueDownload
play icon

0

dot icon

3 hari lalu

2-3-2026 - Iman Dimurnikan Melalui Penantian (PST GKJ Bahasa Indonesia)

2-3-2026 - Iman Dimurnikan Melalui Penantian (PST GKJ Bahasa Indonesia)

Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta

Nats Alkitab : Mazmur 40:2-3 Penulis : G.I. Pilipus Ferdinand Menunggu acap kali menjadi saat yang paling melelahkan dan menguras perasaan. Kita sudah berdoa dengan sungguh, berharap dengan sepenuh hati, bahkan berusaha semampu mungkin, namun jawaban Tuhan terasa tak kunjung tiba. Dalam proses menunggu inilah iman diuji pelan-pelan, bukan lewat peristiwa besar, melainkan melalui kesabaran yang terus diuji dari hari ke hari. Inilah yang juga disaksikan oleh Daud. Dalam Nas hari ini, Daud menyaksikan bagaimana Tuhan mengangkatnya dari lubang kebinasaan dan menegakkan kakinya di atas dasar yang kokoh. Namun demikian, Daud menyadari bahwa pertolongan Tuhan itu tidak datang secara tiba-tiba. Ada proses menunggu yang panjang dan melelahkan, sebelum tangan Tuhan dinyatakan dengan nyata. Dengan kata lain, Daud menyadari bahwa momen penantian sering kali menjadi sarana pemurnian iman, karena di sanalah kita belajar memercayai Tuhan tanpa mengetahui kapan jawaban akan datang. Pada titik ini, iman benar-benar diuji: apakah kita tetap berharap kepada Tuhan, atau mulai mengandalkan cara dan kekuatan sendiri. Lebih jauh lagi, melalui masa penantian ini, Tuhan menyingkapkan isi hati kita, meluruskan motivasi yang tersembunyi, dan membentuk ketergantungan yang sejati kepada-Nya. Di sanalah iman diperdalam, kesabaran dilatih, dan pengharapan dimurnikan agar tidak bergantung pada hasil yang cepat, melainkan berakar pada karakter Tuhan yang setia dan tidak pernah berubah. Proses ini memang terasa berat dan melelahkan, tetapi justru melalui penantian itulah kedewasaan rohani dibangun dengan fondasi yang kuat. Karena itu, bila hari ini Saudara sedang menanti jawaban Tuhan, jangan biarkan kekecewaan atau keputusasaan menguasai hati Saudara. Tetaplah berharap dan setia datang kepada Tuhan dalam doa, meski jawaban doa belum tampak jelas. Gunakan masa penantian ini sebagai kesempatan untuk mengenal Tuhan lebih dalam dan mempererat relasi dengan-Nya. Percayalah, Tuhan tidak pernah terlambat dan tidak pernah lalai terhadap janji-Nya. Iman yang dimurnikan melalui penantian akan melahirkan pengharapan yang teguh, ketenangan batin, serta damai sejahtera yang tidak ditentukan oleh situasi, melainkan pada keyakinan bahwa Tuhan selalu bekerja dengan setia pada waktu-Nya yang sempurna. “Tuhan jarang bekerja dengan tergesa-gesa, karena Ia lebih tertarik membentuk karakter daripada sekadar memberikan hasil - A.W. Tozer” Pertanyaan untuk direnungkan: 1. Apa yang paling sulit saya serahkan kepada Tuhan dalam masa penantian ini? 2. Bagaimana respons iman saya ketika penantian terasa terlalu lama?
4 Menit
CheckAdd to QueueDownload
play icon

0

dot icon

4 hari lalu

1-3-2026 - Iman Yang Diuji & Dimurnikan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

1-3-2026 - Iman Yang Diuji & Dimurnikan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta

Nats Alkitab : 1 Petrus 1:6-7 Penulis : G.I. Pilipus Ferdinand Sebagai orang percaya, tentu setiap kita pernah mengalami masa-masa yang sukar. Ada saatnya beban hidup terasa begitu menekan, doa-doa seperti tidak mendapat jawaban, dan tidak jarang keyakinan kita justru diguncang oleh keadaan yang membingungkan. Dalam situasi seperti ini, tidak sedikit yang bertanya, “Jika Allah penuh kasih, mengapa kita harus melewati pencobaan?” Melalui firman-Nya hari ini, kita diajak memahami bahwa penderitaan bukanlah bukti Allah menjauh, melainkan cara-Nya membentuk dan memurnikan iman kita. Dalam nas hari ini, Petrus menasihati jemaat yang sedang menghadapi kesulitan karena kesetiaan mereka kepada Kristus. Ia tidak menutup mata terhadap kenyataan bahwa mereka harus berduka oleh berbagai ujian, namun ia menegaskan bahwa semua itu memiliki tujuan ilahi. Untuk memperjelas maksudnya, Petrus menggunakan perumpamaan emas yang dimurnikan melalui api. Api tidak merusakkan emas yang sejati, tetapi justru menyingkirkan kotoran sehingga nilainya semakin murni. Prinsip yang sama juga berlaku bagi iman orang percaya. Pencobaan bukan dimaksudkan untuk menghancurkan iman, melainkan menguji kemurniannya. Iman yang tetap teguh di tengah tekanan, jauh lebih bernilai daripada emas yang dapat binasa. Sebab iman berkaitan langsung dengan keselamatan yang kekal. Dengan demikian, penderitaan hari ini memiliki makna yang melampaui waktu, karena dipakai Tuhan untuk menyiapkan kita bagi kemuliaan yang akan datang. Jemaat yang terkasih, firman Tuhan hari ini mengajak kita untuk melihat pencobaan dengan kacamata iman, bukan semata-mata berdasarkan perasaan. Ketika hidup kita terasa berat, jangan terlalu cepat berpikir bahwa Tuhan meninggalkan kita. Justru di tengah proses yang menyakitkan itu, Tuhan sedang mengerjakan sesuatu yang baik, yakni membentuk iman kita supaya lebih murni, matang, dan kokoh di dalam Kristus. Untuk itu, tugas kita bukanlah menghindari ujian hidup dengan segala cara, melainkan tetap setia, berserah, dan berharap kepada Tuhan. Jangan hanya bertanya, “Kapan kesulitan ini akan berakhir?” tetapi renungkan juga, “Apa yang Tuhan sedang kerjakan melalui keadaan ini?” Kiranya kita dimampukan untuk bertahan dalam iman, hingga hidup kita memuliakan Tuhan dan membawa pertumbuhan rohani yang nyata. “Iman tidak tumbuh di taman yang nyaman, tetapi di tengah badai pencobaan”-Martin Luther Pertanyaan untuk direnungkan: 1. Dalam pencobaan atau kesulitan yang sedang atau pernah saya alami, bagaimana respons iman saya sejauh ini, apakah saya semakin bersandar kepada Tuhan atau justru menjauh dari-Nya? 2. Jika penderitaan adalah sarana Tuhan untuk memurnikan iman, maka perubahan atau pertumbuhan rohani apa yang Tuhan ingin saya alami melalui situasi hidup saya saat ini?
5 Menit
CheckAdd to QueueDownload
play icon

0

dot icon

4 hari lalu

1-3-2026 - 被試驗和驗淨的信心 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

1-3-2026 - 被試驗和驗淨的信心 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta

彼得前書1:6–7 1:6 因此、你們是大有喜樂、但如今、在百般的試煉中暫時憂愁. 1:7 叫你們的信心既被試驗、就比那被火試驗、仍然能壞的金子、更顯寶貴.可以在耶穌基督顯現的時候、得著稱讚、榮耀、尊貴。 身為信徒,我們每個人當然都經歷過艱難的時期。有時,生活的重擔讓人感到壓力巨大,祈求禱告似乎沒有得到回應,而令人困惑的境況也常常動搖我們的信心。在這種情況下,許多人會問: “如果上帝滿有慈愛的,為什麼我們還要經歷試驗呢?” 藉著祂今天的話語,上帝要我們明白,苦難不是祂遠離我們的證據,而是祂塑造和純净我們信心的方式。在今天的經文中,彼得勸勉那些因忠於基督而面臨困難的會眾。他並沒有對他們必須經歷各種試驗而感到憂愁的事實視而不見,但他強調說這一切都有其神聖的目的。為了清楚解釋他的觀點,彼得用經火試驗的金為比喻。火不會損壞真金,反而會去除雜質,使其價值更加純正。同樣的道理也適用於信徒的信心。試驗並非為了摧毀信心,而是為了驗證其純度。在壓力下仍堅定不移的信心,遠比會壞的金子更顯寶貴。因為信心與永恆得救有直接關係。因此,今天的苦難具有超越時間的意義,因為上帝使用苦難來預備我們迎接未來的榮耀。 親愛的會眾們,上帝今天的話語要我們透過信心的視角來看試驗,而不是只基於感覺。當我們感到生活艱難時,不要輕易認為上帝離棄了我們。反而是在這痛苦的過程中,上帝正在進行美好的事情,那就是塑造我們在基督裡的信心更加純潔、成熟、堅固。因此,我們的責任不是以各種方式逃避人生的試驗,而是要對上帝始終保持忠心、順服和仰望。不要單單問 “這場苦難何時才能結束?”,也要思考“上帝正透過這種情況做些什麼?” 但願我們能持守信心,使我們的生命榮耀上帝,並帶來真正的屬靈成長。 “信心並非在安逸的花園中成長,而是在試驗的風暴中成長。”馬丁路德 作者 : 椰嘉達基督徒會堂安貝拉堂會 – 腓力傳道 翻譯 : 黃瓊楓 默想的問題 : 1. 在我目前正在經歷或曾經歷過的試驗或困境中,我的信心有何反應? 我是否更倚靠上帝,還是反而遠離祂? 2. 如果苦難是上帝煉淨我信心的方式,那麼上帝要我透過目前的生活境況經歷哪些屬靈改變或成長?
6 Menit
CheckAdd to QueueDownload
Buka semua fitur dengan download aplikasi Noice
Kunjungi App