Semua Episode
Terbaru
See More
Semua
Season 71
Season 70
Season 69
Season 68
Season 67
Season 66
Season 65
Season 64
Season 63
Season 62
Season 61
Season 60
Season 59
Season 58
Season 57
Season 56
Season 55
Season 54
Season 53
Season 52
Season 51
Season 50
Season 49
Season 48
Season 47
Season 46
Season 45
Season 44
Season 43
Season 42
Season 41
Season 40
Season 39
Season 38
Season 37
Season 36
Season 35
Season 34
Season 33
Season 32
Season 31
Season 30
Season 29
Season 28
Season 27
Season 26
Season 25
Season 24
Season 23
Season 22
Season 21
Season 20
Season 19
Season 18
Season 17
Season 16
Season 15
Season 14
Season 13
Season 12
Season 11
Season 10
Season 9
Season 8
Season 7
Season 6
Season 5
Season 4
Season 3
Season 2
Season 1
Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta Season 71
new content badge
play icon

0

12-6-2026 - 持之以恆地教導神的話語 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

12-6-2026 - 持之以恆地教導神的話語 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta

申命記 6:7 6:7 也要殷勤教訓你的兒女、無論你坐在家裡、行在路上、躺下、起來、 都要談論。 雕塑家不是用一次強而有力地敲擊來塑造巨石,而是用成千上萬次細小、耐心地敲擊來塑造的。同樣,信心不是靠一次精彩的講道就能增長的,而是靠每日的堅持。當世界充滿喧囂時,讓上帝的話語成為一首我們不斷為心靈和家人吟唱的旋律。 (Michelangelo) 今天的經文提供了深刻的見解。希伯來文“教導”一詞是Veshinnantam (源自字根Shanan), 意思是“磨利”或“使之鋒利”。就像一把刀需要反覆研磨才能保持鋒利一樣, 上帝的話語也必須透過殷勤地重複“磨利”到孩子們的心中。這條指令涵蓋所有情況 : 坐在家裡、行在路上、躺下、起來。這不僅是訊息的傳遞,更是一種生活方式的形成。摩西鼓勵家長們,這種教學應該是互動式和自然式的,而不是僵化刻板的。我們被要求去“內化”,因此聖言不僅存在於大腦表面,而是融入品格之中。詩篇 78:4 強調了這一責任,即將上帝的奇妙作為向子孫們訴說,使他們的盼望只在於上帝。 我們必須把家庭中的每一刻都變成屬靈上的“課堂”。不要等到正式的禮拜儀式才談論上帝。例如,當你和家人一起在塞車的時候,可以使用這段時間來感恩或討論上帝當天賜予的美好。當孩子們在學校遇到困難時,可以引用一句簡短而堅固人心的經文。持之以恆意味著上帝的話語成為我們家中的主要談論, 而不僅僅是牆上的裝飾。按照聖經的教導,我們每天都要禱告,在日常生活中, 小事上的忠心都會對後代產生巨大的永恆影響。 “重要的不是我們說話的聲音有多大,而是我們在日常家庭對話中, 如何始終如一地彰顯上帝的真理。” 作者 : 椰嘉達基督徒會堂順德堂會 – 馬波比牧師 翻譯:黃瓊楓 默想的問題: 1. 你在日常生活中常常分享神的話語嗎?為什麼? 2. 你可以做些什麼來更持之以恆地分享神的話語?
4 Menit
CheckAdd to QueueDownload
play icon

0

dot icon

9 jam lalu

12-6-2026 - Mengajar Firman Secara Konsisten (PST GKJ Bahasa Indonesia)

12-6-2026 - Mengajar Firman Secara Konsisten (PST GKJ Bahasa Indonesia)

Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta

0Nats Alkitab : Ulangan 6:7 Penulis : Pdt. Bobby Messakh Seorang pemahat tidak membentuk batu besar hanya dengan satu pukulan kuat, melainkan ribuan ketukan kecil yang sabar. Demikian pula iman; ia tidak tumbuh dari satu khotbah besar, melainkan dari konsistensi harian. Saat dunia menawarkan kebisingan, biarlah Firman Tuhan menjadi melodi yang terus kita senandungkan bagi jiwa dan keluarga kita, (by Michelangelo). Nas hari ini memberikan pemahaman yang mendalam. Kata “mengajarkan” bahasa Ibraninya = Veshinnantam (dari akar kata Shanan), yang berarti "menajamkan" atau "mengasah." Seperti pisau yang diasah berulang kali agar tetap tajam, Firman Tuhan harus "diasah" ke dalam hati anak-anak melalui pengulangan yang tekun. Perintah ini mencakup segala situasi: saat duduk, berjalan, berbaring, dan bangun. Ini bukan sekadar transfer informasi, melainkan pembentukan gaya hidup. Musa mendorong para orang tua agar Pengajaran ini harus bersifat interaktif dan alami, bukan kaku. Kita diajak untuk melakukan "internalisasi" sehingga Firman tidak hanya berada di permukaan otak, tetapi meresap ke dalam karakter. Dalam Mazmur 78:4 menegaskan tanggung jawab ini untuk menceritakan perbuatan-perbuatan ajaib Tuhan kepada angkatan yang akan datang agar pengharapan mereka tetap tertuju pada Allah saja. Kita harus menjadikan setiap momen dalam keluarga sebagai "ruang kelas" rohani. Jangan menunggu ibadah formal untuk membicarakan Tuhan. Misalnya, saat sedang terjebak macet bersama keluarga, gunakan waktu itu untuk bersyukur atau mendiskusikan kebaikan Tuhan hari itu. Saat anak sedang menghadapi tantangan di sekolah, kutip satu ayat pendek yang menguatkan. Konsistensi berarti Firman Tuhan menjadi bahasa utama di rumah kita, bukan sekadar hiasan dinding. Mulailah hari-hari kita dengan mendoakan hal-hal seperti yang diajarkan Alkitab dalam setiap aktivitas rutin, kesetiaan dalam hal kecil akan menghasilkan dampak kekekalan yang besar bagi generasi mendatang. "Bukan seberapa keras kita bersuara, tetapi seberapa konsistenya kita menghadirkan kebenaran Tuhan dalam percakapan sederhana di rumah" Pertanyaan untuk direnungkan: 1. Apakah saudara sudah sering membagikan firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari? Mengapa? 2. Apa yang bisa saudara lakukan supaya lebih konsisten menyampaikan firman Tuhan?
4 Menit
CheckAdd to QueueDownload
play icon

0

dot icon

1 hari lalu

11-6-2026 - 经文永存心间 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

11-6-2026 - 经文永存心间 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta

申命记 6 : 6 6 : 6 我今日所吩咐你的话、都要记在心上。 一个孩子问如何能保存上帝的话语。他父亲回答说:“这就像把篮子浸入河里; 即使水流过, 篮子也会变得干净。” 同样, 在我们的生活中, 让神的话语每天流淌, 洁净我们的心灵。现在就让我们敞开心扉,感受祂能洁净和赐生命活力的圣言。 申命记 6:6说道: “我今日所吩咐你的话、都要记在心上。”在希伯来文中, לֵבָב (levav) 一词不仅表达情感, 更是人类思想、意志和做决定的中心。上帝不要求祂的话语仅仅停留在口中,而是要它渗透到生活的中心 (心灵和思想)。摩西强调,顺服源于一颗充满神话语的心。诗篇第119篇11节说道: “我将祢的话藏在我心里。” 约翰·加尔文写道: “人心是偶像的工厂”;因此,人心必须充满神的话语,这样才不会被其它事物所控制。心中所存的经文会塑造品格,指引抉择,并在压力来临时保守信仰。当神的话语存留在心中时,生命就会成为献给神的祭坛。 每天, 我们都必须抽出时间来阅读和默想圣经, 哪怕时间很短。如果可以的话, 每周背诵一节经文, 以便能把经文牢记在脑子里。面对抉择时, 问问自己: “这样做符合神的话语吗?” 用神的应许代替抱怨, 用祷告代替焦虑, 用神话语的真理代替试探。也可以在家中透过简单的对话教导家人神的话语。一颗充满神话语的心, 会更敏锐地聆听神的声音, 也能更坚强地面对试探。 “当神的话语存留在心中时,生命就会变得坚强、平静,并充满方向。” 作者 : 椰嘉達基督徒會堂順德堂會 – 馬波比牧師 翻譯:梁友明傳道 默想的问题: 1. 我需要做什么才能让神的话语塑造我的思想和决定? 2. 我的心中更多的是世俗的忧虑,还是上帝话语的真理? 为什么?
4 Menit
CheckAdd to QueueDownload
play icon

0

dot icon

1 hari lalu

11-6-2026 - Firman Tinggal Dalam Hati (PST GKJ Bahasa Indonesia)

11-6-2026 - Firman Tinggal Dalam Hati (PST GKJ Bahasa Indonesia)

Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta

Nats Alkitab : Ulangan 6:6 Penulis : Pdt. Bobby Messakh Seorang anak bertanya bagaimana caranya menyimpan Firman Tuhan. Ayahnya menjawab, "Seperti air dalam keranjang yang dicelupkan ke sungai; meski airnya lewat, keranjangnya menjadi bersih." Demikian juga kehidupan kita biarkan Firman mengalir dan membersihkan hati setiap hari. Mari buka hati kita untuk sentuhan Firman-Nya yang menyucikan dan menghidupkan hari ini. Ulangan 6:6, berkata: “Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan” Dalam teks Ibrani Kata לֵבָב (levav) bukan sekadar ungkapan perasaan saja, melainkan pusat pikiran, kehendak, dan keputusan manusia. Tuhan tidak meminta firman-Nya hanya di bibir saja, tetapi meresap ke pusat hidup (hati & pikiran). Musa menegaskan bahwa ketaatan lahir dari hati yang dipenuhi firman. Mazmur 119:11 berkata, “Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu.” John Calvin menulis, “Hati manusia adalah pabrik berhala”; karena itu hati Manusia harus dipenuhi firman agar tidak dikuasai hal-hal yang lain. Firman yang tinggal dalam hati akan menjadi karakter, menuntun keputusan, dan menjaga iman saat tekanan datang. Ketika firman berdiam dalam hati, maka hidup akan menjadi altar bagi Tuhan. Setiap hari, harus siapkan waktu untuk membaca dan merenungkan Alkitab, meski singkat. Jika dapat, hafalkan satu ayat setiap minggu agar firman melekat dalam ingatan. Saat menghadapi keputusan, tanyakan: “Apakah ini sesuai firman Tuhan?” Gantikanlah keluhan dengan janji Tuhan, kecemasan dengan doa, dan godaan dengan kebenaran firman. Ajarkan juga firman kepada keluarga melalui percakapan sederhana di rumah. Sebab hati yang diisi firman Tuhan akan lebih peka mendengar suara Tuhan dan lebih kuat menghadapi pencobaan. “Saat firman tinggal dalam hati, hidup menjadi kuat, tenang, dan penuh arah”. Pertanyaan untuk direnungkan: 1. Apa yang perlu saya lakukan agar dapat memberi ruang bagi firman Tuhan untuk membentuk pikiran dan keputusan saya? 2. Apakah hati saya lebih dipenuhi kekhawatiran dunia, atau kebenaran firman Tuhan? Mengapa?
3 Menit
CheckAdd to QueueDownload
play icon

0

dot icon

2 hari lalu

10-6-2026 - 全心全意爱主 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

10-6-2026 - 全心全意爱主 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta

申命记 6 : 5 6 : 5 你要尽心、尽性、尽力、爱耶和华你的神。 A.W.陶恕说 : “全心全意爱上帝就是将祂置于我们的欲望,我们的惧怕和抱负之上。 当上帝成为灵魂中最宝贵的财富时,服从就不再是负担,而是一种喜乐。一颗完全属于上帝的心,会找到世人永远无法给予的平安。 申命记 6:5 是摩西对以色列人的命令, 为了让他们与神的关系不只是外在的, 而是源于全然的爱。圣经说道: “你要尽心、尽性、尽力爱耶和华你的神。” 从埃及获得解放后,以色列人再次被提醒, 上帝配得接受最高的爱。尽心指的是思想和意志的中心; 尽性指的是生命的整个存在; 尽力指的是能量、能力和资源。所以, 爱上帝意味着将你整个人献给祂。不是不全然的爱, 而是带着顺服的真爱。耶稣称这节经文是最大的诫命 (马太福音22:37)。查尔斯·司布真说 :“爱上帝不仅仅是一种情感, 而是完全地献身于上帝。” 摩西要以色列人明白, 真正的祝福来自对上帝的全然热爱, 而不是来自空洞的仪式。真爱会带来忠诚、敬拜,并为后代创造丰硕的成果。 让我们以把上帝居首位开始。每天都要抽出时间和祂聊天,而不仅仅是在必要的时候。在大小决定中,透过顺服来体现神的爱。运用我们的精力、时间和能力去服事他人。面对困难时,要持续相信, 并心怀感恩。要守护好我们的心,远离金钱、名望或自负等现代偶像。全心全意爱上帝也意味着宽恕、诚信的过活、忠于职守。当上帝居首位时,我们的生活就会充满了平安, 方向明确,我们信仰之旅的每一天都会拥有真正的喜乐。 “全心全意爱上帝会带来不依赖于环境的喜乐” 作者 : 椰嘉達基督徒會堂順德堂會 – 馬波比牧師 翻譯:梁友明傳道 默想的问题: 1. 我是否透过祷告和读神的话语为神摆上最好的时间?我目前做得如何? 2. 我心中还有什么比上帝更受喜爱吗?那是什么?
4 Menit
CheckAdd to QueueDownload
play icon

0

dot icon

2 hari lalu

10-6-2026 - Mengasihi Tuhan Sepenuh Hati (PST GKJ Bahasa Indonesia)

10-6-2026 - Mengasihi Tuhan Sepenuh Hati (PST GKJ Bahasa Indonesia)

Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta

Nats Alkitab : Ulangan 6:5 Penulis : Pdt. Bobby Messakh A.W. Tozer: “Mengasihi Tuhan sepenuh hati berarti menempatkan Dia di atas keinginan, ketakutan, dan ambisi kita. Saat Allah menjadi harta terbesar jiwa, ketaatan bukan lagi beban, melainkan sukacita. Hati yang sepenuhnya milik-Tuhan akan menemukan damai yang tidak dapat diberikan dunia kepada siapa pun selamanya.” Ulangan 6:5 adalah perintah Musa kepada bangsa Israel agar hubungan mereka dengan Allah tidak hanya bersifat lahiriah, tetapi lahir dari kasih yang total. Firman Tuhan berkata, “Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.” Setelah dibebaskan dari Mesir, Israel diingatkan bahwa Tuhan layak menerima kasih tertinggi. Hati menunjuk pada pusat pikiran dan kehendak, jiwa berbicara tentang seluruh keberadaan hidup, dan kekuatan menunjuk pada tenaga, kemampuan, serta sumber daya. Jadi, mengasihi Tuhan berarti menyerahkan seluruh diri kepada-Nya. Bukan kasih yang setengah-setengah, melainkan kasih yang nyata dalam ketaatan. Yesus menyebut ayat ini sebagai hukum terutama (Matius 22:37). Charles Spurgeon berkata, “Kasih kepada Tuhan bukan sekadar emosi, tetapi penyerahan hidup sepenuhnya.” Musa ingin Israel mengerti bahwa berkat sejati lahir dari kasih yang utuh kepada Tuhan, bukan dari ritual kosong. Kasih sejati menghasilkan kesetiaan, penyembahan, dan hidup yang berbuah bagi generasi mendatang. Marilah kita mulai dengan menempatkan Tuhan sebagai prioritas utama. Sediakan waktu untuk bercengkrama bersama Dia setiap hari, bukan saat perlu saja. Kasihi Tuhan melalui ketaatan dalam keputusan kecil maupun besar. Gunakan tenaga, waktu, dan kemampuan untuk melayani sesama. Saat menghadapi masalah, tetap percaya dan bersyukur. Jaga hati dari berhala modern seperti uang, popularitas, atau ego. Mengasihi Tuhan dengan segenap hati juga berarti mengampuni, hidup jujur, dan setia dalam tanggung jawab. Ketika Tuhan menjadi yang terutama, hidup akan dipenuhi damai, arah yang jelas, dan sukacita sejati setiap hari sepanjang perjalanan iman kita. “Mengasihi Tuhan dengan segenap hati membawa sukacita yang tidak bergantung pada keadaan” Pertanyaan untuk direnungkan: 1. Sudahkah saya memberi waktu terbaik untuk Tuhan melalui doa dan firman-Nya? Bagaimana selama ini? 2. Adakah hal lain dalam hati saya yang lebih di cintai selain Tuhan? Apakah itu?
4 Menit
CheckAdd to QueueDownload
play icon

0

dot icon

3 hari lalu

9-6-2026 - Tuhan Satu-Satunya Pusat Keluarga (PST GKJ Bahasa Indonesia)

9-6-2026 - Tuhan Satu-Satunya Pusat Keluarga (PST GKJ Bahasa Indonesia)

Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta

0Nats Alkitab : Ulangan 6:4 Penulis : Pdt. Bobby Messakh Seorang ibu menangis karena rumahnya penuh pertengkaran meski kebutuhan tercukupi. Ia lalu mengajak keluarganya kembali untuk berdoa dan membaca firman setiap malam. Perlahan amarah berubah lembut, hubungan dipulihkan, sukacita kembali. Mereka sadar, bahwa bukan Uang yang menyatukan keluarga, melainkan Tuhan sebagai pusat keluarga sejati selamanya bagi semua hati. Nas hari ini adalah seruan Musa kepada Israel sebelum memasuki Tanah Perjanjian agar mereka tidak terpengaruh pada penyembahan berhala bangsa lain. Firman Tuhan berkata, “Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!” Ayat ini menegaskan bahwa hanya TUHAN satu-satunya Allah yang layak disembah, ditaati, dan dijadikan pusat hidup. Musa ingin bangsa Israel memahami bahwa keberhasilan keluarga dan bangsa bukan berasal dari kekuatan sendiri, tetapi dari hubungan yang benar dengan Allah. Ketika Tuhan menjadi pusat, identitas, nilai, dan arah hidup menjadi jelas. Yesus menguatkan kebenaran ini dalam Markus 12:29 dengan mengutip ayat yang sama. A.W. Tozer berkata, “Apa yang ada dalam pikiran kita tentang Allah adalah hal terpenting tentang kita.” Karena itu keluarga harus menempatkan Tuhan di atas harta, pekerjaan, dan ambisi. Pusat keluarga menentukan arah keluarga. Mazmur 127:1 berkata, “Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya.” Itulah dasar sejati keluarga yang beriman kokoh. Setiap Keluarga harus menjadikan Tuhan prioritas setiap hari. Mulailah dengan doa bersama, membaca firman, dan menyerahkan keputusan rumah tangga kepada Tuhan. Saat menghadapi masalah ekonomi, pendidikan anak, atau konflik, carilah kehendak Tuhan lebih dulu. Batasi hal-hal yang merebut pusat hati seperti kesibukan, ego, atau materi. Orangtua perlu memberi teladan kasih, kerendahan hati, dan ibadah yang konsisten. Anak-anak diajar menghormati Tuhan sejak dini. Jika Tuhan menjadi pusat keluarga, damai sejahtera akan bertumbuh, hubungan dipulihkan, dan rumah menjadi tempat bertumbuh dalam kasih. Keluarga akan menjadi terang bagi sekitar dan saksi hidup setiap hari. “Hidupku kuat bukan karena dunia, tetapi karena Tuhan yang menjadi pusat hidupku” Pertanyaan untuk direnungkan: 1. Apakah Tuhan sungguh menjadi pusat dalam hidup keluargaku, atau masih ada hal lain? Jika ada, apakah itu? 2. Langkah nyata apa yang perlu di lakukan agar setiap keputusan dan aktivitas sehari-hari semakin berpusat kepada Tuhan?
4 Menit
CheckAdd to QueueDownload
play icon

0

dot icon

3 hari lalu

9-6-2026 - 上帝是家庭的唯一中心 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

9-6-2026 - 上帝是家庭的唯一中心 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta

申命记 6 : 4 6 : 4 以色列阿、你要听!耶和华我们神是独一的主。 尽管她的需求都得到了满足, 一位母亲因为家中充满了争吵而哭泣。然后, 她邀请家人再次每晚一起祷告和读经。愤怒渐渐变为温柔, 关系得以修复, 快乐重现。他们意识到, 维系家庭的不是金钱, 而是上帝, 祂永远成为所有人心中真正家庭的中心。 今天的经文是摩西在以色列人进入应许之地之前向他们发出的呼吁, 使他们不要受到其他国家偶像崇拜的影响。神的话语说道: “以色列阿、你要听! 耶和华我们神是独一的主。” 这节经文强调了, 只有耶和华才是唯一配得敬拜、服从和成为生活中心的上帝。摩西希望以色列人理解, 一个家庭和一个国家的成功, 并非出于自身的力量, 而是靠与上帝建立正确的关系。当上帝成为中心时,身分认可、价值观和人生方向变得清晰。耶稣在马可福音 12:29 中引用了同一节经文, 来加强了这个真理。A.W.陶恕说: “我们心中对上帝的认知, 是关于我们, 最重要的事情。” 因此, 家庭必须将上帝置于财富、工作和志向之上。家庭中心决定家庭的方向。诗篇127篇1节说: “若不是耶和华建造房屋,建造的人就枉然劳力。” 这才是拥有坚定信仰之家庭的真正根基。 每个家庭都应该每天把上帝作为优先事项。先从一起祷告、读经、并将家庭决定交托给神吧! 面对经济问题、子女教育或冲突时,首先要寻求神的旨意。限制那些夺去你生命中心的事物,例如忙碌、自我或物质欲望。父母需要树立爱的榜样,谦卑和持之以恒的敬拜。教导孩子们从小敬畏上帝。如果上帝成为家庭的中心,和平就会增长、关系就会修复, 家就会成为在爱里增长的场所。家庭将成为周围人的光, 且每天都成为活生生的见证人。 “我的生命之所以坚强,不是因为这个世界,而是因为上帝成为我生命的中心。” 作者 : 椰嘉達基督徒會堂順德堂會 – 馬波比牧師 翻译员:赖利南 默想的问题: 1. 上帝真的成为我家庭生活的中心吗?还是另有其他因素?如果有,那是什么? 2. 需要采取哪些实际步骤,才能使每一个决定和日常活动都更加以神为中心?
4 Menit
CheckAdd to QueueDownload
play icon

0

dot icon

4 hari lalu

8-6-2026 - 顺服为家庭带来祝福 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

8-6-2026 - 顺服为家庭带来祝福 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta

申命记 6:3 6:3 以色列阿、你要听、要谨守遵行、使你可以在那流奶与蜜之地、得以享福、人数极其增多、正如耶和华你列祖的神所应许你的。 上帝从不迟延帮助那些选择顺服祂的家庭。当我们忠心时,祂正在为我们预备极大的祝福。不要向处境投降,因为我们的顺服会开启康复之路。以神为他们生命中心的家庭,必总是因祂的爱和平安而得力。 这节经文强调,聆听之后必须谨守遵行。申命记 6:3 以色列人被呼召要谨守遵行、得以享福、人数极其增多。“以色列啊、你要听、要谨守遵行、使你们的境况能改善、人数极其增多。”查尔斯·司布真说道:“最大的祝福不是拥有很多东西,而是拥有一颗顺服上帝旨意的心。” 当家庭以上帝话语为指引时,上帝会根据祂的智慧提供方向、保护和所需的。箴言3 : 5-6提醒我们,要专心仰赖耶和华,祂必指引你的路。诗篇 112:1 記載:“敬畏耶和华,甚喜爱祂命令的,这人便为有福”。真正的祝福包括和平、品格、团结,以及透过日常充满感恩之心、耐心、忠诚、坚定、智慧,在今天的家庭中始终显而易见一致的榜样为子孙和后代留下的信仰传承,并将持续成长直至终点,充满爱心、喜乐、盼望、殷勤祷告、彼此饶恕、谦卑、诚实、顺服,在人生的每个景况都如此。 让我们以睿智的态度改变我们的人生决心。每天早上读一节经文,然后,晚餐时讨论它的含义。父母要建立守时、诚实、温柔的榜样。教导孩子顺服是出于爱,而不是威胁。抽出时间,永不厌倦用智慧教育孩子。如果发生冲突,请在睡前透过良好健康的沟通解决。对发生的每件事都有表达感恩之情的习惯。为了我们能够继续满怀信心地一起前进,我们每天的顺服将为全家增进平安、信心和喜乐,也带来新的、强大的、和美好的希望。而且始终在我们各自的家中彰显出来。 “今天的顺服是为未来的家庭带来祝福的产业。” 作者 : 椰嘉達基督徒會堂順德堂會 – 馬波比牧師 翻译员:赖利南 默想的问题: 1. 我们家庭所做的决定是基于神的旨意,还是仅仅基于我们自己的欲望? 2. 从今天开始,我们需要养成哪些顺服的习惯,使我们的家庭越来越蒙神的祝福?
5 Menit
CheckAdd to QueueDownload
play icon

0

dot icon

4 hari lalu

8-6-2026 - Ketaatan Membawa Berkat Keluarga(PST GKJ Bahasa Indonesia)

8-6-2026 - Ketaatan Membawa Berkat Keluarga(PST GKJ Bahasa Indonesia)

Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta

Nats Alkitab : Ulangan 6:3 Penulis : Pdt. Bobby Messakh Tuhan tidak pernah terlambat menolong keluarga yang memilih taat kepada-Nya. Saat kita setia, Dia sedang menyiapkan berkat yang besar. Jangan menyerah pada keadaan, sebab ketaatan kita akan membukan jalan pemulihan. Keluarga yang menempatkan Tuhan sebagai pusat hidupnya akan dikuatkan oleh kasih dan damai sejahtera-Nya selalu. Nats ini menegaskan bahwa mendengar harus diikuti melakukan dengan setia. Dalam Ulangan 6:3, Israel dipanggil taat supaya baik keadaannya dan bertambah banyak. “Maka dengarlah, hai orang Israel! Lakukanlah itu dengan setia, supaya baik keadaanmu, dan supaya kamu menjadi sangat banyak. Charles Spurgeon: “Berkat terbesar bukanlah memiliki banyak hal, melainkan memiliki hati yang taat kepada kehendak Tuhan.” Ketika keluarga menaruh firman sebagai pedoman, Tuhan memberi arah, perlindungan, dan kecukupan menurut hikmat-Nya. Amsal 3:5-6 mengingatkan, percayalah kepada TUHAN dan Ia meluruskan jalanmu. Mazmur 112:1 berkata, berbahagialah orang yang takut akan TUHAN dan sangat suka kepada perintah-Nya. Berkat sejati mencakup damai, karakter, kesatuan, dan warisan iman bagi anak cucu serta generasi berikutnya melalui teladan sehari-hari yang konsisten penuh syukur sabar setia teguh bijaksana selalu nyata dalam rumah tangga hari ini, terus bertumbuh sampai akhir nanti, berlimpah kasih sukacita pengharapan, rajin berdoa, tekun saling mengampuni rendah hati jujur taat dalam setiap musim kehidupan. Mari ubah tekat hidup kita dengan mengambil sikap yang bijaksana. Bacalah satu ayat setiap pagi dan diskusikan artinya saat makan malam. Orangtua perlu memberi contoh tepat waktu, jujur, dan lembut. Anak-anak diajar menaati dengan alasan kasih, bukan ancaman. Sisihkan waktu untuk tidak jemu-jemunya mendidik anak-anak dengan bijak. Jika ada konflik yang terjadi, selesaikan sebelum tidur malam melalui percakapan yang sehat. Biasakan mengucap syukur atas segala hal yang terjadi. Ketaatan harian yang kita lakukan akan menumbuhkan damai, kepercayaan diri, sukacita bagi seluruh keluarga serta mendatangkan harapan baru yang kuat dan indah yang selalu nyata dalam rumah kita masing-masing demi terus maju bersama penuh iman. “Ketaatan hari ini adalah warisan berkat bagi keluarga di masa depan” Pertanyaan untuk direnungkan: 1. Apakah keputusan-keputusan dalam keluarga kami sudah didasarkan pada kehendak Tuhan atau hanya pada keinginan sendiri? 2. Kebiasaan taat apa yang perlu kami bangun mulai hari ini agar keluarga semakin diberkati Tuhan?
4 Menit
CheckAdd to QueueDownload
Buka semua fitur dengan download aplikasi Noice
Kunjungi App