3
1 minggu lalu
16 Menit
Stablecoin Tumbang

25 Maret 2026
Antara tahun 2020 hingga awal 2026, pasar kripto menyaksikan keruntuhan beberapa stablecoin, terutama yang menggunakan mekanisme algoritmik (tanpa jaminan aset 1:1) atau yang didukung kripto dengan agunan lemah. Kasus terbesar terjadi pada tahun 2022 yang menghapus puluhan miliar dolar kapitalisasi pasar.
Berikut adalah daftar stablecoin yang tumbang atau kehilangan peg (tidak lagi 1:1 dengan USD) berdasarkan fakta dan data:
Runtuhnya TerraUSD (UST)
Iron Finance (IRON) - Juni 2021
Basis Cash (BAC) - Januari 2021
Empty Set Dollar (ESD) - 2020-2021
NuBits (USC)
Stand Cash (STND)
Freeliquid (USDFD)
Midas Dollar (MDO)
bDollar (BDO)
Unified Stable Dollar (USD)
Untuk penyimpanan yang lebih aman di masa depan, sangat disarankan untuk memilih stablecoin yang didukung oleh aset nyata (Fiat-Backed) dan memiliki audit transparan, seperti USDC atau PYUSD, daripada mengandalkan stablecoin algoritmik yang tidak memiliki jaminan fisik.
Antara tahun 2020 hingga awal 2026, pasar kripto menyaksikan keruntuhan beberapa stablecoin, terutama yang menggunakan mekanisme algoritmik (tanpa jaminan aset 1:1) atau yang didukung kripto dengan agunan lemah. Kasus terbesar terjadi pada tahun 2022 yang menghapus puluhan miliar dolar kapitalisasi pasar.
Berikut adalah daftar stablecoin yang tumbang atau kehilangan peg (tidak lagi 1:1 dengan USD) berdasarkan fakta dan data:
Runtuhnya TerraUSD (UST)
Iron Finance (IRON) - Juni 2021
Basis Cash (BAC) - Januari 2021
Empty Set Dollar (ESD) - 2020-2021
NuBits (USC)
Stand Cash (STND)
Freeliquid (USDFD)
Midas Dollar (MDO)
bDollar (BDO)
Unified Stable Dollar (USD)
Untuk penyimpanan yang lebih aman di masa depan, sangat disarankan untuk memilih stablecoin yang didukung oleh aset nyata (Fiat-Backed) dan memiliki audit transparan, seperti USDC atau PYUSD, daripada mengandalkan stablecoin algoritmik yang tidak memiliki jaminan fisik.

