Noice Logo
Masuk
Upaya Nambah Petani

Upaya Nambah Petani

26 Menit

Tandai selesai
Tambah ke Antrean
Bagikan
Download

26 September 2023

Masih dalam momen memperingati Hari Tani, kita mau soroti makin dikitnya jumlah petani di negara ini. Data Badan Pusat Statistik pada akhir tahun 2022 menunjukkan persentase penduduk berusia 25-40 tahun atau generasi milenial yang menjadi petani hanya sekitar 21 persen. Sementara petani berusia di bawah 25 tahun atau generasi Z dan generasi setelahnya hanyalah 2 persen. Padahal, menurut data Sakernas 2021 oleh BPS, petani generasi sebelum milenial yakni generasi X (41-56 tahun) masih sebanyak 38, 02 persen. Hampir dua kali lipat lho dari generasi Milenial. Penurunan jumlah orang muda dari generasi milenial yang mau menjadi petani ini menjadi kekhawatiran. Regenerasi petani lantas jadi tujuan. Mungkin, salah satu cara mencapainya yang ditempuh Kementerian Pertanian adalah dengan memberi semangat kepada generasi muda untuk lebih mengenal pertanian. Tugas itu diharap bisa dijalankan Duta Petani Milenial. Dan, yang belum lama ini didapuk sebagai duta petani milenial adalah penyanyi dangdut Lestiani alias Lesti Kejora. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengangkatnya Jumat lalu. Lantas, apa upaya untuk menambah angka petani milenial? Apa sih keluhan yang bikin orang muda enggan usaha di bidang pertanian? Apakah penggunaan teknologi dan modernisasi di bidang pertanian Indonesia sudah dirasa cukup maju dan mengimbangi kondisi sekarang? Soal hal ini kita akan bincangkan bersama dengan Wakil Sekretaris jenderal Perdagangan DPP Pemuda Tani Indonesia, Ananda Bahri Prayudha. Simak juga pernyataan dari Azizah Fauzi, Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) soal hal ini. *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke podcast@kbrprime.id

Komentar








Lihat episode lain
Buka semua fitur dengan download aplikasi Noice
Kunjungi App