Noice Logo
Masuk
Go Back
EL BACA AUDIOTEXT

EL BACA AUDIOTEXT

80 EPISODE · 9 SUBSCRIBERS

EL BACA - Audiotext Indonesia, seperti nama lamannya merupakan kanal media sosial yang fokus pada bacaan beraudio dan ilustrasi (Audiobook). Baik buku Cetakan maupun buku elektronik (e-book). Media ini saya dedikasikan sebagai bentuk keprihatinan pribadi terhadap minat baca kita, dan sebagai hadiah pengingat kepada kepada putri saya "El" untuk tidak berhenti "Baca Lagi" dikemudian hari. Terima kasih untuk support diberikan, Semoga bermanfaat bagi kita semua. "Satu hal pasti, kita akan MATI. Saya tidak TAKUT, kecuali dalam kondisi TERLUPAKAN" ~Rhd POGO FM

Subscribe
Episode
Terbaru
See More
vip iconcoin icon

0 Coin

Manusia Makmur Pertama

Manusia Makmur Pertama

EL BACA AUDIOTEXT

Buku "Sapiens: A Brief History of Humankind" yang ditulis oleh Yuval Noah Harari adalah sebuah karya sejarah populer yang mengajak pembaca untuk melihat sejarah manusia secara holistik, dari awal kemunculan manusia hingga masa kini. ___ Daftar Buku El Baca: https://www.youtube.com/@elbacalagi/playlists ___ Dalam buku ini, Harari membahas berbagai topik penting dalam sejarah manusia, seperti revolusi agraris, perkembangan agama, imperialisme, dan revolusi ilmiah, serta memberikan pandangan yang menarik dan kontroversial tentang masa depan manusia. Buku ini dibagi menjadi empat bagian utama, yakni The Cognitive Revolution, The Agricultural Revolution, The Unification of Humankind, dan The Scientific Revolution. Dalam setiap bagian, Harari memberikan gambaran yang jelas dan tajam tentang perubahan besar yang terjadi dalam sejarah manusia, dan bagaimana perubahan tersebut mempengaruhi perkembangan manusia hingga saat ini. Salah satu hal menarik dari buku ini adalah kemampuan Harari untuk memadukan berbagai disiplin ilmu, seperti sejarah, biologi, antropologi, dan sosiologi, sehingga memberikan perspektif yang sangat luas tentang sejarah manusia. Ia juga mengambil sudut pandang yang berbeda dari biasa, dengan mengangkat peran fiksi, budaya populer, dan konsep-konsep seperti uang dan perusahaan dalam membentuk sejarah manusia. Namun, seperti halnya buku sejarah populer lainnya, "Sapiens" juga tidak luput dari kritik. Beberapa kritikus menganggap bahwa Harari terlalu simpel dalam menganalisis peristiwa sejarah, dan terlalu banyak mengandalkan stereotipe dan generalisasi. Namun, tak dapat dipungkiri bahwa buku ini memberikan perspektif yang menarik dan kontroversial tentang sejarah manusia, dan sangat cocok untuk siapa saja yang tertarik untuk memahami sejarah dan kondisi manusia secara holistik. Secara keseluruhan, "Sapiens" adalah sebuah karya yang sangat informatif dan menarik, yang dapat membantu pembaca untuk memahami sejarah manusia dan mempertimbangkan masa depan manusia. Buku ini direkomendasikan bagi siapa saja yang tertarik pada sejarah, sains, dan manusia sebagai spesies. --- Send in a voice message: https://podcasters.spotify.com/pod/show/el-baca-lagi/message

14 Menit
CheckAdd to QueueDownload
vip iconcoin icon

0 Coin

Ternyata Hidup Leluhur Manusia Lebih Makmur⁉️

Ternyata Hidup Leluhur Manusia Lebih Makmur⁉️

EL BACA AUDIOTEXT

Buku "Sapiens: A Brief History of Humankind" yang ditulis oleh Yuval Noah Harari adalah sebuah karya sejarah populer yang mengajak pembaca untuk melihat sejarah manusia secara holistik, dari awal kemunculan manusia hingga masa kini. ___ Daftar Buku El Baca: https://www.youtube.com/@elbacalagi/playlists ___ Dalam buku ini, Harari membahas berbagai topik penting dalam sejarah manusia, seperti revolusi agraris, perkembangan agama, imperialisme, dan revolusi ilmiah, serta memberikan pandangan yang menarik dan kontroversial tentang masa depan manusia. Buku ini dibagi menjadi empat bagian utama, yakni The Cognitive Revolution, The Agricultural Revolution, The Unification of Humankind, dan The Scientific Revolution. Dalam setiap bagian, Harari memberikan gambaran yang jelas dan tajam tentang perubahan besar yang terjadi dalam sejarah manusia, dan bagaimana perubahan tersebut mempengaruhi perkembangan manusia hingga saat ini. Salah satu hal menarik dari buku ini adalah kemampuan Harari untuk memadukan berbagai disiplin ilmu, seperti sejarah, biologi, antropologi, dan sosiologi, sehingga memberikan perspektif yang sangat luas tentang sejarah manusia. Ia juga mengambil sudut pandang yang berbeda dari biasa, dengan mengangkat peran fiksi, budaya populer, dan konsep-konsep seperti uang dan perusahaan dalam membentuk sejarah manusia. Namun, seperti halnya buku sejarah populer lainnya, "Sapiens" juga tidak luput dari kritik. Beberapa kritikus menganggap bahwa Harari terlalu simpel dalam menganalisis peristiwa sejarah, dan terlalu banyak mengandalkan stereotipe dan generalisasi. Namun, tak dapat dipungkiri bahwa buku ini memberikan perspektif yang menarik dan kontroversial tentang sejarah manusia, dan sangat cocok untuk siapa saja yang tertarik untuk memahami sejarah dan kondisi manusia secara holistik. Secara keseluruhan, "Sapiens" adalah sebuah karya yang sangat informatif dan menarik, yang dapat membantu pembaca untuk memahami sejarah manusia dan mempertimbangkan masa depan manusia. Buku ini direkomendasikan bagi siapa saja yang tertarik pada sejarah, sains, dan manusia sebagai spesies. --- Send in a voice message: https://podcasters.spotify.com/pod/show/el-baca-lagi/message

15 Menit
CheckAdd to QueueDownload
vip iconcoin icon

0 Coin

Kisah Indah & Agung Untuk Indonesia ll Soe Hok Gie

Kisah Indah & Agung Untuk Indonesia ll Soe Hok Gie

EL BACA AUDIOTEXT

"Di Bawah Lentera Merah" adalah sebuah buku otobiografi karangan Soe Hok Gie, seorang aktivis mahasiswa Indonesia pada tahun 1960-an. Buku ini terdiri dari sejumlah tulisan harian Soe Hok Gie yang terbit dalam berbagai media massa pada tahun 1960-an. Dalam buku ini, Soe Hok Gie menggambarkan kehidupannya sebagai seorang mahasiswa yang aktif dan progresif, serta perjuangan dan pemikirannya terhadap masalah sosial, politik, dan budaya Indonesia pada masa itu. Ia juga mengeksplorasi pengalaman spiritual dan cinta dalam hidupnya. Buku ini menarik untuk dibaca karena memberikan gambaran yang jujur dan autentik mengenai masa-masa penting dalam sejarah Indonesia, dan juga memberikan perspektif unik dari seorang aktivis mahasiswa. Tulisan-tulisan Soe Hok Gie yang dihimpun dalam buku ini juga memiliki nilai sastra yang tinggi, dengan penggunaan bahasa yang indah dan lugas. Namun, buku ini juga memiliki kelemahan dalam hal struktur dan penataan isi yang agak kacau, karena merupakan kumpulan tulisan harian yang tidak disunting secara sistematis. Namun, kelemahan ini juga menjadi bagian dari keunikan buku ini karena memberikan gambaran yang lebih personal dan jujur dari penulisnya. Secara keseluruhan, "Di Bawah Lentera Merah" adalah buku yang layak dibaca bagi siapa saja yang tertarik dengan sejarah Indonesia, aktivisme mahasiswa, dan sastra Indonesia. Buku ini juga merupakan pengingat tentang pentingnya kritis dan berpikir independen dalam menjalani kehidupan. --- Send in a voice message: https://podcasters.spotify.com/pod/show/el-baca-lagi/message

5 Menit
CheckAdd to QueueDownload
vip iconcoin icon

0 Coin

Kita, Senasib Ditindas Penguasa, Mengapa Diam Saja

Kita, Senasib Ditindas Penguasa, Mengapa Diam Saja

EL BACA AUDIOTEXT

"Di Bawah Lentera Merah" adalah sebuah buku otobiografi karangan Soe Hok Gie, seorang aktivis mahasiswa Indonesia pada tahun 1960-an. Buku ini terdiri dari sejumlah tulisan harian Soe Hok Gie yang terbit dalam berbagai media massa pada tahun 1960-an. Dalam buku ini, Soe Hok Gie menggambarkan kehidupannya sebagai seorang mahasiswa yang aktif dan progresif, serta perjuangan dan pemikirannya terhadap masalah sosial, politik, dan budaya Indonesia pada masa itu. Ia juga mengeksplorasi pengalaman spiritual dan cinta dalam hidupnya. Buku ini menarik untuk dibaca karena memberikan gambaran yang jujur dan autentik mengenai masa-masa penting dalam sejarah Indonesia, dan juga memberikan perspektif unik dari seorang aktivis mahasiswa. Tulisan-tulisan Soe Hok Gie yang dihimpun dalam buku ini juga memiliki nilai sastra yang tinggi, dengan penggunaan bahasa yang indah dan lugas. Namun, buku ini juga memiliki kelemahan dalam hal struktur dan penataan isi yang agak kacau, karena merupakan kumpulan tulisan harian yang tidak disunting secara sistematis. Namun, kelemahan ini juga menjadi bagian dari keunikan buku ini karena memberikan gambaran yang lebih personal dan jujur dari penulisnya. Secara keseluruhan, "Di Bawah Lentera Merah" adalah buku yang layak dibaca bagi siapa saja yang tertarik dengan sejarah Indonesia, aktivisme mahasiswa, dan sastra Indonesia. Buku ini juga merupakan pengingat tentang pentingnya kritis dan berpikir independen dalam menjalani kehidupan. --- Send in a voice message: https://podcasters.spotify.com/pod/show/el-baca-lagi/message

9 Menit
CheckAdd to QueueDownload
Buka semua fitur dengan download aplikasi Noice
Kunjungi App