Masuk
778
4 tahun lalu
5 Menit
#3 Generasi baru, arah baru.
Konten ini termasuk
Harga belum termasuk biaya layanan lainnya.
24 Mei 2022
Generasi baru, arah baru. Guccio mewariskan selera glamornya yang tanpa cela itu pada anak-anaknya, merekalah yang kemudian menjalankan bisnis keluarga, khususnya Aldo. Anak itu menunjukkan bakatnya dalam bidang penjualan, ia pun menggagas konsep Gucci, dengan warna dan corak mode sebagai identitas brand. Aldo mempopulerkan sebuah mitos yang mengatakan bahwa keluarga Gucci pernah menjadi pembuat pelana kuda dan mendapat inspirasi desain dari hobi berkuda. Seperti perpaduan warna hijau dan merah khas Gucci, Aldo jugalah yang mencetuskan logo dua huruf ‘G’ Guci yang ikonik itu. Dia memperlakukan staf layaknya kerabat sendiri, sehingga para pegawainya pun setia kepadanya. Sifat yang cerdas dan kocak selalu berhasil memikat pelanggan. Sementara itu, Rodolfo awalnya enggak minat terjun di bisnis keluarganya, Ia punya mimpinya sendiri yaitu menjadi aktor nama panggungnya adalah Maurizio D'Ancora. Saat sedang syuting sebuah film, dia jatuh cinta dengan seorang aktris bernama Sandra Ravel yang bernama asli Alessandra Winkelhauser . Pada tahun 1944, mereka menikah di Venezia. Pada tahun 1948, Putra mereka lahir dan dibaptis dengan menghormati karir Rodolfo sebagai aktor. Tapi, perusahaan Gucci terus berkembang dan Guccio juga Aldo butuh bantuan. Akhirnya, pada tahun 1951 Rodolfo meninggalkan karir artinya untuk mengelola toko baru Gucci di Milan.
Pada tahun 1950 an memiliki tas Gucci adalah sebuah kemewahan jadilah para selebritas seperti Eleanor Roosevelt dan Grace Kelly berbondong-bondong mampir ke toko-toko Gucci yang ada di Italia, tapi Aldo belum puas dia merasa Gucci harus menampilkan pasar Amerika agar tetap kompetitif, Guccio sempat ragu untuk mempertaruhkan segala pencapaian yang sudah mereka dapat, tapi dia mengakui insting bisnis putranya yang cerdas itu dan memberikannya restu untuk menjalankan rencananya. Di New York, Aldo mendirikan toko di 58th Street yang nggak jauh dari Fifth Avenue, dia mendirikan perusahaan Gucci pertama di Amerika. Dia juga mendapatkan hak untuk menggunakan merek dagang Gucci di Amerika Serikat, yang merupakan pertama dan terakhir kalinya merek dagang itu diberikan di luar Italia. Hanya berselang dua minggu setelah toko guci di buka di New York, pada tahun 1953 Guccio meninggal karena serangan jantung pada usia 72 tahun. Dia nggak turut merasakan drama keluarga sengit yang kemudian menjadi stigma yang melekat pada kerajaan Gucci, tapi sebenarnya secara nggak langsung, Guccio sendirilah yang menciptakan panggung drama itu. Guccio mengadu putra-putranya, ia mengira kalau kompetisi di antara mereka bisa meningkatkan kinerja bisnis. Dia juga enggak menyertakan putrinya, Grimalda sebagai pewaris perusahaan, hanya karena Grimalda adalah seorang perempuan, padahal Grimalda sangat menyayanginya. Setelah kematian Guccio, putra-putranya membagi bisnisnya. Penasaran kan seperti apa pembagiannya? Simak terus kisahnya di Noicebook House of Gucci.
original
House of Gucci
Komentar
Lihat chapter lain