Fiqh Rumah Tangga - Ustadz Nizar Saad Jabal, Lc, M.Pd
1 Jam, 9 Menit

24 Oktober 2025
Ustadz Nizar Saad Jabal, Lc, M.Pd., memaparkan 4 prinsip fundamental yang wajib dimiliki setiap individu—baik yang masih lajang, sudah menikah, maupun yang akan menikah lagi—untuk membangun rumah tangga yang kokoh:
Kewajiban Individu: Berilmu tentang apa yang wajib dilakukan, apa yang menyempurnakan diri, dan apa yang bisa merusak kebaikan (maksiat/syirik).
Mulai dari Diri Sendiri: Pernikahan bukan menuntut orang lain untuk baik, melainkan bagian dari berbuat baik (Al-Ihsan) kepada pasangan.
Keadilan (Al-'Adl): Menunaikan hak pasangan sepenuhnya, baik hak materiil maupun non-materiil (ucapan dan perbuatan).
Memahami Perbedaan: Sadari dan hargai bahwa laki-laki dan perempuan memiliki watak dan perilaku yang berbeda 100%. Jangan menuntut pasangan menjadi seperti diri Anda!
Dengarkan bagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mencontohkan Al-Ihsan dan keutamaan berbuat baik kepada orang lain, bahkan diibaratkan lebih afdal daripada amalan sunnah yang hanya bermanfaat bagi diri sendiri.
Pelajari resep "sing waras ngalah" (yang waras mengalah) sebagai kunci keharmonisan saat menghadapi "musim kemarau" (periode emosional) dalam rumah tangga.
Segera dengarkan dan siapkan diri Anda menjadi individu yang lebih baik sebelum meminta kebaikan dari pasangan!
----
Kunjungi Juga Al-iman Publishing di:
Ustadz Nizar Saad Jabal, Lc, M.Pd., memaparkan 4 prinsip fundamental yang wajib dimiliki setiap individu—baik yang masih lajang, sudah menikah, maupun yang akan menikah lagi—untuk membangun rumah tangga yang kokoh:
Kewajiban Individu: Berilmu tentang apa yang wajib dilakukan, apa yang menyempurnakan diri, dan apa yang bisa merusak kebaikan (maksiat/syirik).
Mulai dari Diri Sendiri: Pernikahan bukan menuntut orang lain untuk baik, melainkan bagian dari berbuat baik (Al-Ihsan) kepada pasangan.
Keadilan (Al-'Adl): Menunaikan hak pasangan sepenuhnya, baik hak materiil maupun non-materiil (ucapan dan perbuatan).
Memahami Perbedaan: Sadari dan hargai bahwa laki-laki dan perempuan memiliki watak dan perilaku yang berbeda 100%. Jangan menuntut pasangan menjadi seperti diri Anda!
Dengarkan bagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mencontohkan Al-Ihsan dan keutamaan berbuat baik kepada orang lain, bahkan diibaratkan lebih afdal daripada amalan sunnah yang hanya bermanfaat bagi diri sendiri.
Pelajari resep "sing waras ngalah" (yang waras mengalah) sebagai kunci keharmonisan saat menghadapi "musim kemarau" (periode emosional) dalam rumah tangga.
Segera dengarkan dan siapkan diri Anda menjadi individu yang lebih baik sebelum meminta kebaikan dari pasangan!
----
Kunjungi Juga Al-iman Publishing di:

