Noice Logo
Masuk
Masuk

24-8-2024 - Mengutamakan Kepentingan Bersama (PST GKJ Bahasa Indonesia)

2 tahun lalu

Nats Alkitab : Yehezkiel 34:17-22 Penulis : G.I. Aman Sebagai komunitas Kristen, adalah hal yang baik, bila kita sudah mencoba menerapkan dan belajar mengutamakan kepentingan kita-bersama di atas kepentinganku-pribadi. Namun ketika ada sekelompok kita lainnya, yang tentunya juga memiliki kepentingan, maka ada kemungkinan saling berbenturan kepentingan dan menjadi masalah tersendiri. Pada Yehezkiel 34, setelah dari ayat 1-10, Allah menegur para gembala yang tidak menggembalakan domba-domba yang seharusnya digembalakan, melainkan menggembalakan dirinya sendiri (ay. 1). Bukan hanya itu para gembala tersebut bahkan menikmati dan mengambil keuntungan dari para domba yang tidak digembalakannya (ay. 2). Kemudian pada ayat 11-16, kita melihat bahwa akhirnya Allah mengambil peran dan tanggung jawab menggembalakan para domba yang tidak ter gembalakan tersebut. Allah berjanji mencari para domba yang tercerai dari segala tempat (ay. 12), dan mengumpulkan mereka di satu tempat yang terdapat alur-alur sungainya (ay. 13), tempat yang terdapat sumber air minum bagi para domba, serta terdapat rumput yang baik dan subur (ay. 14). Artinya sampai di sini seharusnya masalah penggembalaan telah beres, karena Allah sendiri yang telah langsung menjadi gembala. Allah menyediakan makanan-rumput yang baik serta minuman-alur sungai, seharusnya kebutuhan hidup para domba juga sudah tercukupi. Namun ternyata kisah berlanjut, ternyata ada masalah yang baru. Pada ayat 17-22 sekarang teguran Allah berubah tertuju kepada pihak domba, bahkan Allah berkata akan menjadi hakim di antara domba dengan domba, antara domba jantan dan kambing jantan (ay. 17, 20, 22). Ternyata sekalipun mereka semua domba itu telah dibawa ke tempat yang terdapat sumber air minum dan sumber makanan-rumput yang baik serta subur, namun ada sekelompok domba yang memiliki spirit keegoisan, yang menghabiskan padang rumput terbaik lalu merusak padang rumput lainnya. Telah tercukupi kebutuhan akan air jernih, namun membuat keruh air yang tertinggal, sehingga tidak bisa diminum (ay. 18-19), sehingga ada sebagian domba yang menjadi gemuk, namun sebagian lainnya kurus (ay. 20). Dari bagian ini, Firman mengingatkan pada kita bahwa biarpun dalam kumpulan orang-orang yang percaya kepada Tuhan dan digembalakan oleh Tuhan, serta sudah Tuhan cukupkan segala kebutuhan hidupnya. Masih bisa ada sekelompok kita yang memiliki spirit keegoisan. Dan mereka menindas sekelompok kita yang lainnya, yang mungkin lebih lemah, lebih minoritas di dalam komunitas tersebut. Dan terkadang sekelompok kita itu bisa memiliki sifat eksklusif tersendiri, sehingga pihak kita-kita yang lainnya sulit untuk diterima dan bergabung. Sekelompok kita yang eksklusif ini umumnya terbentuk karena adanya kesamaan, misal kesamaan tingkat ekonomi dan finansial, kesamaan tingkat pendidikan, kesamaan dalam senioritas dan sudah melayani dalam jangka waktu yang sangat lama, alias sangat berpengalaman. Sehingga terdapat perlakuan berbeda kepada sekelompok kita yang tingkat ekonomi finansialnya berbeda, yang tingkat pendidikannya lebih rendah ataupun yang masih junior dalam pelayanan. Untuk itu kita perlu meningkatkan kesadaran diri dan menjaga hati dalam area ini. “Mari kita terapkan prinsip Firman Tuhan dalam mengutamakan kepentingan kita bersama” Pertanyaan untuk Direnungkan: 1. Hal apa yang Tuhan ingatkan mengenai kepentingan kita di dalam komunitas kita saat ini? 2. Kepentingan kita yang bagaimana yang bisa berbenturan dengan kepentingan sekelompok kita yang lainnya.

  • ‌
    ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
    ‌
Buka semua fitur dengan download aplikasi Noice
Kunjungi App