Noice Logo
Masuk
Masuk
Go Back
Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta

Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta

4362 EPISODE · 59 SUBSCRIBERS

Penuntun Saat Teduh Sinode Gereja Kristen Jakarta Tersedia dalam bahasa Indonesia dan bahasa Mandarin

Follow
Subscribe
Share
Episode
Terbaru
See More
new content badge
play icon

0

1-4-2026 - Melayani Karena Sudah Dilayani (PST GKJ Bahasa Indonesia)

1-4-2026 - Melayani Karena Sudah Dilayani (PST GKJ Bahasa Indonesia)

Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta

Nats Alkitab : Markus 10:45 Penulis : G.I. Alfa Imannuel Bagi sebagian orang, pelayanan sering dipahami sebagai beban tambahan: pekerjaan ekstra, waktu tersita, dan tenaga terkuras. Tidak sedikit orang berkata, “Aku sudah terlalu lelah untuk melayani.” Di balik kelelahan itu, sering tersembunyi satu masalah rohani: pelayanan memang dilakukan bagi Tuhan, tetapi melupakan bahwa kita sendiri telah lebih dulu dilayani oleh Tuhan. Yesus berkata, “Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.” Perkataan ini lahir di tengah perdebatan murid-murid, tentang siapa yang terbesar di antara mereka. Yesus membongkar cara berpikir dunia di mana kebesaran bukan diukur dari seberapa banyak dia dilayani, melainkan seberapa rela dia melayani. Dasar dari pelayanan Kristen adalah “melayani karena sudah dilayani terlebih dahulu oleh Kristus”. Yesus melayani manusia yang berdosa, lemah, dan tidak layak. Bahkan Yesus mati di kayu salib bagi manusia. Pelayanan Kristen bukan upaya mencari nilai di hadapan Allah, melainkan respons syukur atas anugerah-Nya. Ketika seseorang melayani untuk membuktikan diri, ia akan cepat kecewa dan lelah. Tetapi ketika melayani karena sadar telah dilayani oleh Kristus, pelayanan menjadi ungkapan kasih, bukan kewajiban yang memberatkan. Salib menjadi sumber motivasi dan kekuatan pelayanan sejati. Mari kita mengevaluasi motivasi pelayanan saat ini. Apakah kita melayani untuk diakui, atau karena bersyukur? Ingat kembali bagaimana Kristus telah melayani hidup kita, mengampuni dosa, menopang dalam kelemahan, dan tetap setia di tengah kegagalan kita. Dari kesadaran itulah pelayanan lahir dengan hati yang benar. Mari kita mengambil bagian dalam pelayanan sesuai kapasitas, dengan kerendahan hati dan kasih. Jangan berhenti melayani hanya karena lelah; datanglah terlebih dahulu kepada Kristus yang melayani kita setiap hari. Dari Dia, kita menerima kekuatan untuk terus melayani dengan sukacita. Pelayanan Kristen bukan upaya mencari nilai di hadapan Allah, melainkan respons syukur atas anugerah-Nya. Pertanyaan untuk direnungkan: 1. Apa teladan kasih Kristus dalam mengasihi? 2. Bagaimana mewujudkan kasih Kristus dalam kehidupan setiap hari?
3 Menit
CheckAdd to QueueDownload
play icon

0

dot icon

18 jam lalu

1-4-2026 - 我們服事乃因首先蒙受服事 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

1-4-2026 - 我們服事乃因首先蒙受服事 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta

馬可福音10:45 10:45 因為人子來、並不是要受人的服事、乃是要服人、並且要捨命、作多人的贖價。 對某些人來說, 服事往往被視為額外的負擔,額外的工作, 浪費的時間和消耗的精力。不少人說: “我太累了, 無法再去服事他人。” 在這種疲憊的背後,經常隱藏著一個屬靈的問題。我們的確在為上帝服事,但我們卻忘記了我們自己之前已蒙受了上帝的服事。 耶穌說: “因為人子來, 並不是要受人的服事, 乃是要服事人, 並且要捨命,作多人的贖價.”會說出如此的話乃因為門徒正在辯論他們中間誰是最偉大的。耶穌打破了世俗的思維方式,認為偉大不是以蒙受服事的多少來衡量的,而是他有多樂於服事來衡量的。基督教服事的根基在於“因為我們是先蒙受了基督的服事”。耶穌服事有罪的, 軟弱的, 不配的人類。甚至耶穌也為人類死在十字架上。基督徒的服事不是為了在上帝面前尋求價值,而是為了表達對上帝恩典的感恩之情。當一個人服事是為要證明自己時,他很快就會感到失望和疲憊。但是,當我們因為意識到自己已蒙受基督的服事而去服事他人時, 服事就變成了愛的表達, 而不是一種沉重的義務。十字架成為真正服事的動力和力量之源。 讓我們評估一下我們目前參與服事的動機。我們是為了獲得認可而服事, 還是出於感恩之心? 要記得基督是如何服事我們的, 赦免我們的罪, 在我們軟弱時扶持我們, 並在我們失敗的時候仍然信實。從這種意識中產生了真心實意的服事。讓我們按著自己的能力, 以謙卑和愛心參與服事。不要因為疲憊就停止服事; 首先要來就近每天服事我們的基督。我們從祂得到繼續不斷喜樂地服事的力量。 基督徒的服事不是為了在上帝面前尋求價值, 而是為了表達對上帝恩典的感恩之情。 作者 : 椰嘉達基督徒會堂五角橋堂會 – 于來發傳道 翻譯 : 黃瓊楓 默想的問題: 1. 在去愛他人方面上基督之愛的榜樣是什麼? 2. 我們如何在日常生活中體現基督的愛?
5 Menit
CheckAdd to QueueDownload
play icon

0

dot icon

1 hari lalu

31-3-2026 - Mengasihi Karena Sudah Dikasihi (PST GKJ Bahasa Indonesia)

31-3-2026 - Mengasihi Karena Sudah Dikasihi (PST GKJ Bahasa Indonesia)

Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta

Nats Alkitab : 1 Yohanes 4:19 Penulis : G.I. Alfa Imannuel Dalam banyak relasi, kasih sering diperlakukan seperti transaksi, yaitu aku mengasihi bila aku dikasihi. Ketika disakiti, diabaikan, atau dikecewakan, kasih dengan mudah berubah menjadi jarak dan kepahitan. Tidak sedikit orang menjadi lelah mengasihi, bukan karena tidak mau, tetapi karena terlalu sering memberi tanpa merasa diterima. Yohanes mengatakan, “Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.” Kalimat ini membalik logika dunia. Kasih orang percaya tidak lahir dari kekuatan emosi manusia, tetapi dari pengalaman rohani akan kasih Allah yang mendahului kita. Allah tidak mengasihi karena kita layak, tetapi justru ketika kita berdosa dan jauh dari-Nya. Kasih Allah bersifat inisiatif, berkorban, dan setia. Salib Kristus menjadi bukti bahwa kasih sejati tidak menunggu respons balik, melainkan inisiatif memberi terlebih dulu. Tanpa memahami bahwa kita telah dikasihi sepenuhnya oleh Tuhan, kasih kita akan cepat habis dan berubah menjadi tuntutan. Namun ketika kasih Allah memenuhi hati, kita dimampukan mengasihi bahkan dalam relasi yang sulit, tidak adil, dan menyakitkan. Kasih tidak lagi menjadi beban, melainkan buah dari persekutuan dengan Tuhan. Firman Tuhan hari ini mengajak kita kembali pada sumber kasih yang sejati. Luangkan waktu untuk merenungkan, bagaimana Tuhan telah mengasihi kita. Kemudian hidupliah teladan kasih Allah melalui pengampunan, kesabaran, dan kesetiaan. Dari sana, belajarlah mengasihi pasangan, keluarga, sesama jemaat, bahkan orang yang melukai kita, bukan dengan kekuatan sendiri, tetapi dengan kasih Kristus. Jangan menunggu orang berubah untuk mulai mengasihi. Mengasihilah karena kita telah terlebih dahulu dikasihi Allah. Kasih yang demikian memerdekakan dan menyembuhkan jiwa. “Salib Kristus menjadi bukti bahwa kasih sejati tidak menunggu respons balik, melainkan inisiatif memberi terlebih dulu.” Pertanyaan untuk direnungkan: 1. Apa teladan kasih Kristus dalam mengasihi? 2. Bagaimana mewujudkan kasih Kristus dalam kehidupan setiap hari?
3 Menit
CheckAdd to QueueDownload
play icon

0

dot icon

1 hari lalu

31-3-2026 - 因已蒙愛所以去愛 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

31-3-2026 - 因已蒙愛所以去愛 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta

約翰一書 4:19 4:19 我們愛、因為神先愛我們。 在許多人際關係中,愛常常被當作一種交易,也就是說,只有被愛了我才會去愛.當受到傷害、被忽視或失望時,愛很容易變成疏離和苦毒。不少人會對去愛他人而感到厭倦,不是因為他們不愛,而是因為他們付出了太多卻感受不到回報。 約翰說:“我們愛,因為神先愛我們。” 這句話顛覆了世人的邏輯。信徒的愛並非源自於人類情感的力量,而是源自於上帝先愛我們的屬靈經驗。上帝愛我們,不是因為我們配得被祂愛,而是在我們犯罪而遠離祂的時候就已經愛我們。上帝的愛是主動的, 犧牲的、信實的。基督的十字架證明了,真正的愛是不等待回應,而是主動先付出。如果我們不明白自己已被上帝完全地愛著,我們的愛很快就會耗盡,並變成索取。然而當上帝的愛充滿我們的心時,我們就有能力去愛,甚至在艱難、不公和痛苦的關係中也會愛。愛不再是負擔,而是與上帝團契的果實。 今天上帝的話語要我們回到真正的愛之泉源。抽點時間默想上帝是如何愛我們的.然後,藉著饒恕、忍耐和忠心來活出上帝的愛。從而學會愛我們的伴侶、家人、會友, 甚至那些傷害我們的人,不是靠你自己的力量,而是靠基督的愛。不要等到別人改變了才開始去愛。我們愛,因為上帝先愛我們。這樣的愛會釋放並醫治心靈。 “基督的十字架證明了,真正的愛不等待回應,而是主動先付出。” 作者 : 椰嘉達基督徒會堂五角橋堂會 – 于來發傳道 翻譯 : 黃瓊楓 默想的問題: 1. 在愛人方面基督之愛的榜樣是什麼? 2. 我們如何在日常生活中體現基督的愛?
4 Menit
CheckAdd to QueueDownload
Buka semua fitur dengan download aplikasi Noice
Kunjungi App