0
3 bulan lalu
14 Menit
Pelajaran Hayat Lukas (10)

2 Desember 2025
Dalam tiga setengah pasal yang pertama dari Injil Lukas kita nampak ada dua malaikat dan sejumlah manusia yang terlibat dalam persiapan Manusia-Penyelamat ini. Dalam 1:30-35 terdapat nubuat dari penghulu malaikat Gabriel, yang datang kepada Maria dan memberitahukannya bahwa Allah menghendaki dia mengandung Manusia-Penyelamat. Dalam nubuat itu Gabriel membicarakan empat hal mengenai kedatangan Manusia-Penyelamat. Pertama, Gabriel mengatakan bahwa Manusia-Penyelamat akan disebut Yesus (1:31), yang berarti Yehova Penyelamat, atau keselamatan Yehova. Kedua, Gabriel mengatakan bahwa Manusia-Penyelamat yang akan datang ini akan disebut Putra dari Yang Mahatinggi (ay. 32), satu gelar yang mengacu kepada ke-Allahan-Nya. Ketiga, Gabriel berkata, ”Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapak leluhur-Nya” (ay. 32). Di sini kita nampak bahwa dalam keinsanian-Nya, Penyelamat yang akan datang ini adalah keturunan Daud. Keempat, Penghulu malaikat Gabriel menyebut Penyelamat yang akan datang ini sebagai ”yang kudus” yang akan lahir dan akan disebut Putra Allah (ay. 35). Karena itu, menurut perkataan Gabriel, Manusia-Penyelamat ini adalah Yesus, Putra dari Yang Mahatinggi, keturunan Daud, dan yang kudus.
Dalam tiga setengah pasal yang pertama dari Injil Lukas kita nampak ada dua malaikat dan sejumlah manusia yang terlibat dalam persiapan Manusia-Penyelamat ini. Dalam 1:30-35 terdapat nubuat dari penghulu malaikat Gabriel, yang datang kepada Maria dan memberitahukannya bahwa Allah menghendaki dia mengandung Manusia-Penyelamat. Dalam nubuat itu Gabriel membicarakan empat hal mengenai kedatangan Manusia-Penyelamat. Pertama, Gabriel mengatakan bahwa Manusia-Penyelamat akan disebut Yesus (1:31), yang berarti Yehova Penyelamat, atau keselamatan Yehova. Kedua, Gabriel mengatakan bahwa Manusia-Penyelamat yang akan datang ini akan disebut Putra dari Yang Mahatinggi (ay. 32), satu gelar yang mengacu kepada ke-Allahan-Nya. Ketiga, Gabriel berkata, ”Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapak leluhur-Nya” (ay. 32). Di sini kita nampak bahwa dalam keinsanian-Nya, Penyelamat yang akan datang ini adalah keturunan Daud. Keempat, Penghulu malaikat Gabriel menyebut Penyelamat yang akan datang ini sebagai ”yang kudus” yang akan lahir dan akan disebut Putra Allah (ay. 35). Karena itu, menurut perkataan Gabriel, Manusia-Penyelamat ini adalah Yesus, Putra dari Yang Mahatinggi, keturunan Daud, dan yang kudus.
