Noice Logo
Masuk
Masuk
play icon

0

dot icon

2 tahun lalu

dot icon

5 Menit

9-5-2023 - Bolehkah Menjadi Kaya ? (PST GKJ Bahasa Indonesia)

9-5-2023 - Bolehkah Menjadi Kaya ? (PST GKJ Bahasa Indonesia)

4 Mei 2023


Nats Alkitab : Lukas 12:13-21 Penulis : Pdt. Pierre Tilaar Pernahkah saudara mendengar pertanyaan, “bolehkah orang Kristen menjadi kaya?” Pertanyaan yang acap kali membingungkan kita bukan? Mau dijawab “boleh”, tapi takut dinilai sangat duniawi. Ingin menjawab “tak boleh”, tapi dalam hati ada keinginan. Jadi bagaimana saudara akan menjawabnya? Jawaban yang paling gampang adalah, “boleh, tapi harus tahu tujuan menjadi kaya.” Mengapa jawaban ini menjadi jawaban yang gampang? Karena apabila ingin menjadi kaya untuk memuaskan nafsu diri, ini adalah tujuan yang keliru. Nas kita hari ini mengulas perumpamaan Yesus tentang orang kaya yang bodoh. Perumpamaan ini sekan-akan tidak masuk dalam akal kita bukan? Mana mungkin ada orang yang mampu atau berhasil dalam investasi, perdagangan dan bisnis, namun dikatakan sebagai orang yang bodoh. Namun faktanya, Kristus menjuluki orang kaya dalam perumpamaan-Nya ini, sebagai orang kaya yang “bodoh”. Di mana letak kebodohan orang kaya ini? Sangat jelas, bahwa orang kaya ini sangat pandai berinvestasi. Ia pandai melipatgandakan kekayaannya. Tapi persoalan yang krusial terjadi saat orang kaya ini sibuk mengumpulkan harta, untuk dirinya sendiri. Tuhan Yesus tidak menyalahkan cita-cita orang kaya ini untuk mengumpulkan harta. Yesus menyebut orang kaya ini bodoh, karena hanya melulu mengumpulkan harta untuk memuaskan nafsunya. Orang kaya ini lupa akan Tuhan sebagai sumber segala berkat. Ini adalah sebuah kebodohan yang sangat fatal. Saudaraku, bukankah ini yang kerap kali terjadi dalam perjalanan hidup manusia? Ketika berjerih lelah dalam pekerjaan dan usaha, manusia suka tergoda untuk memuaskan segala keinginannya dengan jalan menjadi kaya. Sesungguhnya menjadi kaya adalah kesempatan yang Tuhan berikan kepada seseorang yang telah bekerja keras. Namun hal yang acap kali terjadi adalah, manusia merasa bahwa segala pencapaiannya adalah berkat dari usaha dan kerja kerasnya semata. Karena semua adalah dari hasil usaha dan kerja kerasnya, maka semua pencapaiannya harus ditujukan untuk dirinya sendiri. Pernahkah kita merenungkan, bahwa ketika Tuhan memberkati kita, maka itu adalah kesempatan bagi kita untuk mendukung kebutuhan pelayanan pekerjaan Tuhan di dalam rumah Tuhan? Orang percaya patut melihat berkat materi yang ada padanya sebagai alat untuk melayani pekerjaan Tuhan Pertanyaan Reflektif: 1. Pernahkah Anda bercita-cita menjadi orang kaya? Untuk apa? 2. Sudahkah Anda menjadikan cita-cita tersebut sebagai kerinduan untuk melayani Kristus lebih lagi?

9-5-2023 - Bolehkah Menjadi Kaya ? (PST GKJ Bahasa Indonesia)
rss
Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta

Subscribe
Komentar












Lihat episode lain
Buka semua fitur dengan download aplikasi Noice
Kunjungi App